UJIAN NASIONAL : Integritas UN Bantul Lebih Rendah Dibanding Rata-rata DIY

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Senin, 07 Maret 2016 05:20 WIB
UJIAN NASIONAL : Integritas UN Bantul Lebih Rendah Dibanding Rata-rata DIY

Kepala Perwakilan Ombudsman NTB Adhar Hakim menunjukkan temuan lembar kunci jawaban soal Ujian Nasional (UN) 2015 tingkat SMA saat menggelar jumpa pers di Kantor Ombudsman NTB, Mataram, Rabu (15/4/2015). Pihak Ombudsman Perwakilan NTB melakukan pengawasan pelaksanaan UN tingkat SMA hingga hari ketiga masih menemukan beredarnya lembar kunci jawaban soal UN 2015 di sejumlah SMA Negeri yang ada di Kota Mataram. (JIBI/Solopos/Antara/Ahmad Subaidi)

Ujian nasional di Bantul untuk masalah kejujuran dibawah rata-rata provinsi

Harianjogja.com, BANTUL- Indeks integritas penyelanggaran Ujian Nasional (UN) di Bantul lebih rendah dari rata-rata DIY.

Neraca pendidikan daerah yang dilansir Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan baru-baru ini mencatat indeks integritas pelaksanaan UN di Kabupaten Bantul. Integritas antara lain menyangkut tingkat kejujuran. Rata-rata indeks integritas UN 2015 di Bantul sebesar 78,28. Angka itu lebih rendah dari tata-rata integritas UN di DIY senilai 79,52.

Bantul menempati posisi terendah kedua dibanding Sleman, Gunungkidul dan Kota Jogja. Posisi Bantul hanya setingkat lebih baik dari Kabupaten Kulonprogo yang angka integritasnya sebesar 78,03 atau paling rendah se-DIY.

Kendati demikian, integritas UN di Bantul masih lebih tinggi dibanding nasional sebesar 63,28. Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan Menengah dan Non Formal (Dikmenof) Bantul, Muhamad Ghozali mengatakan, lembaganya tak pernah menyurvei indeks integritas pelaksanaan UN.

“Saya baru tahu soal itu [data yang dilansir Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan],” terang Muhamad Ghozali akhir pekan lalu.

Secara khusus kata dia, tidak ada materi mengenai integritas yang disampaikan kepada pelajar maupun penyelenggara UN. Namun, pembekalan seperti kejujuran saat ujian biasanya disampaikan kepada pelajar sebelum UN dimulai.

“Kalau soal pembekalan supaya jujur mengerjakan soal biasanya ada,” imbuh dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis