PPATK: Indikasi Pencucian Uang di Asuransi Meningkat Tajam
PPATK mencatat LTKM sektor asuransi naik 89,13% pada semester I/2026. Pengamat menilai pengawasan yang semakin efektif menjadi salah satu penyebabnya.
Kerajinan bambu di Gunungkidul dianggap belum terimbas peingkatan wisata di wilayah tersebut
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Perkembangan pariwisata Gunungkidul yang terus meningkat belum terlalu berdampak pada usaha industri kerajinan bambu di Dusun Nitikan, Desa Semanu, Kecamatan Semanu, Gunungkidul.
Kenyataannya, salah satu sentra industri pengrajin bambu di Nitikan, belum mampu menembus minat pasar wisata Gunungkidul.
Salah seorang pengusaha kerajinan tangan bambu di Dusun Nitikan, Riyadi, mengaku belum pernah mendapatkan orderan dari dalam wilayah Gunungkidul. Selama ini barang kerajinannya selalu ia kirim ke beberapa wilayah di antaranya Jogja, Solo, hingga Jakarta.
Menurutnya, peminat kerajinan bambu dari Gunungkidul masih sangat kecil bahkan tidak ada.
"Selama ini masih kesulitan untuk dapat pelanggan di wilayah sendiri, jadi sampai saat ini kirimnya ke luar daerah Gunungkidul terus," kata dia, Minggu (6/3/2016).
Saat disinggung mengenai ketersediannya untuk menunjang pariwisata Gunungkidul, ia mengaku sangat siap. Ia telah memiliki beberapa perencanaan ke depan untuk turut mendukung salah satu program unggulan pemerintah kabupaten tersebut.
Beberapa produk yang akan ia coba kerjakan antara lain souvenir, yang juga turut mengangkat budaya lokal. Kerajinan bambu yang dibuat akan mengandung salah satu hiasan kesenian khas Indonesia, yakni lukisan batik.
Dengan menorehkan batik, akan turut memperkenalkan dan membudayakan hiasan khas Indonesia tersebut secara tersirat kepada para wisatawan lokal maupun mancanegara yang membeli souvenir.
"Rencananya akan membuat beberapa hiasan gantungan kunci dan kipas yang tentu terbuat dari bambu. Nanti akan dipasarkan di tempat-tempat wisata, seperti di pantai," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PPATK mencatat LTKM sektor asuransi naik 89,13% pada semester I/2026. Pengamat menilai pengawasan yang semakin efektif menjadi salah satu penyebabnya.
UGR Tol Jogja-YIA tahap ke-55 senilai Rp131 miliar mulai dicairkan. BPN Kulonprogo meminta penerima segera mengosongkan lahan.
Gempa magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia dan merusak enam bandara. Aktivitas penerbangan dihentikan hingga evaluasi infrastruktur selesai.
MK mendengarkan keterangan Polri dan KPK dalam uji materi Pasal 603 KUHP terkait kewenangan penetapan kerugian keuangan negara.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 11 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jadwal lengkap Palur-Yogyakarta dan tarif KRL Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 11 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur dan tarif Rp8.000.