Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Walikota Jogja, Haryadi Suyuti (JIBI/Harian Jogja/dok)
Penanganan Sarkem diserahkan pada warga setempat.
Harianjogja.com, JOGJA-Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti menyatakan tidak pernah mengeluarkan izin lokalisasi prostitusi sehingga dirinya memastikan tidak ada lokalisasi prostitusi di Kota Jogja. Namun, Haryadi mengakui adanya praktek prostitusi terselubung di kawasan Pasar Kembang atau Sarkem.
(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/03/07/lokalisasi-sarkem-psk-sarkem-mulai-was-was-698284">LOKALISASI SARKEM : PSK Sarkem Mulai Was-was)
Menurutnya, praktek prostitusi berkaitan dengan perilaku yang tidak hanya terjadi di Sarkem, namun bisa saja terjadi di penginapan atau hotel. Untuk mengatasinya dibutuhkan kesadaran masyarakat. “Masyarakat harus punya daya tangkal [terhadap praktek prostitusi],” kata Haryadi usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Jogja untuk perencanaan pembangunan 2017 di Hotel Inna Garuda, Senin (7/3/2016).
Haryadi mengatakan perlu adanya pendataan karena yang diketahuinya pekerja seks komersial di kawasan Sarkem bukan warga Kota Jogja. “Masyarakat yang enggak setuju biar masyarakat yang menutupnya, bukan pemerintah,” tegas dia.
Wacana penutupan lokalisasi prostitusi di kawasan Sarkem mencuat pascapenutupan beberapa lokalisasi di sejumlah di antaranya lokalisasi Kalijogo Jakarta Utara, lokalisasi Dolly di Surabaya. Bahkan Kementrian Sosial sudah mencanangkan bebas prostitusi pada 2019 mendatang.
Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Jogja pun belum berencana menutup Sarkem karena yang terjadi di Sarkem bukan hanya persoalan prostitusim namun terkait dengan masalah pendapatan warga sekitar.
Sarkem merupakan kawasan permukiman yang terletak di barat Jalan Malioboro. Kawasan itu adalah permukiman warga Kampung Sosrowijayan Kulon, Kelurahan Sosromenduran, Kecamatan Gedongtengen.
Lurah Sosromenduran, Bambang Endro Wibowo, menyatakan butuh pendekatan yang soft untuk menghentikan aktifitas PSK di Sarkem karena bukan hanya persoalan PSKnya. Melainkan lahan penghidupan bagi warga dan juga pengusaha yang memanfaatkan lahan tersebut.
Bambang mengakui rencana penutupan prostitusi yang terlokalisasi di Sarkem hanya menjadi wacana sejak dulu. Karena penutupan itu berkonsekuensi mencarikan lahan pekerjaan bagi masyarakat dan pelaku usaha di Sarkem. “Tergantung ketegasan pemangku kebijakan,” tegas dia.
Menurutnya terdapat 60an rumah yang disewakan untuk tempat hiburan dan PSK di Sarkem. Sementara PSK yang mencari penghasilan di lokasi tersebut ada sekitar 300an, hampir semuanya pendatang dari luar Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Polisi menyelidiki penembakan tiga kendaraan konvoi Freeport di Mile Point 60. Tak ada korban jiwa, enam serpihan logam ditemukan.
Desil Timbul tukang becak di Kulonprogo akhirnya berubah dari 9 menjadi 3, tetapi anaknya masih kesulitan mengakses KIP Kuliah.
Bali United menang 2-1 atas PSS Sleman pada laga perdana BRI Super League 2026-2027. Dua gol tuan rumah dianulir VAR.
Cagar budaya nasional 2026 ditarget 1.750 objek. Hingga Agustus, 1.172 objek telah direkomendasikan untuk ditetapkan.
Harga Pertamax diproyeksikan sulit turun hingga akhir 2026. Ekonom memperkirakan harga bisa turun sekitar Rp1.500 per liter.