Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Ketua Dewan Wali Amanat Panitia Pembangunan Dunia Untuk Wilayah Nusantara JOGJA-DEC, Totok Santoso Hadiningrat (kanan/berdasi) dan KRT Pujaningrat (kiri) saat deklarasi JOGJA-DEC di Ndalem Pujakusuman, Jumat (11/3/2016). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Ormas Jogja-DEC memberikan pernyataan resmi.
Harianjogja.com, JOGJA-Jogjakarta Development Committe atau JOGJA-DEC, yang disebut-sebut mirip organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) akhirnya memberikan pernyataan kepada media di Ndalem Pujokusuman, Jumat (11/3/2016).
Ndalem Pujokusuman yang ditempati keluarga KRT Pujoningrat atau Raden Mas Ibnoe Moertarto Poedjokoemo, salat satu aset Kraton itu juga menjadi pusat kegiatan JOGJA-DEC. KRT Pujoningrat sendiri adalah Dewan Wali Amanat Panitia Pembangunan Dunia wilayah Archipelago dalam ormas tersebut.
"DEC bukan teroris, buka Gafatar jilid II, bukan ISIS, kami adalah lembaga kemanusiaan untuk memanusiakan manusia," kataTotok Santoso Hadiningrat yang mengaku sebagai Dewan Wali Amanat Panitia Pembangunan Dunia Untuk Wilayah Nusantara.
Totok mengaku ormas JOGJA-DEC dibawah naungan Word Development Committe (WDC) merupakan organisasi kemanusiaan yang tidak memandang etnis dan agama, tidak berafiliasi dengan partai politik.
Kehadirannya di Indonesia diakui Totok ingin mengubah kondisi bangsa indonesia dan juga dunia yang dianggapnya sudah kritis dan berbahaya jika tidak segera ditangani serius.
"Kami ingin menawarkan solusi bagi Indonesia, bekerjasama membangun negeri demi mencapai kesejahteraan," kata dia.
Totok mengklaim anggota JOGJA-DEC di DIY sudah mencapai angka 10.000an. Ormas yang diklaimnya sudah terdaftar di pemerintah itu menargetkan 500.000 anggota di empat kabupaten dan kota se-DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Kebakaran rumah di Weru Sukoharjo menghanguskan bangunan dan isinya. Kerugian ditaksir Rp200 juta, termasuk uang dan perhiasan emas.
Indonesia meraih lima emas di Asian Games 2026 dan finis peringkat 16 dengan total 39 medali, melampaui target empat emas.
Eks pimpinan keselamatan OpenAI David Robinson mundur dan memperingatkan risiko keamanan AI serta pentingnya pengawasan independen.
Kasus korupsi pengurusan HGB menyoroti dugaan mafia tanah ATR BPN dan pentingnya pengawasan diskresi dalam pelayanan pertanahan.
Prediksi Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK Jakarta.