MASYARAKAT EKONOMI ASEAN : Pengawasan Produk Impor Akan Lebih Ketat

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Selasa, 15 Maret 2016 22:20 WIB
MASYARAKAT EKONOMI ASEAN : Pengawasan Produk Impor Akan Lebih Ketat

Pembeli memilih buah-buahan impor yang dijual di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Rabu (25/2/2015). Pemerintah melalui Menteri Perdagangan telah mencabut izin 40 perusahaan karena tidak mampu merealisasikan impor buah ke pasar sesuai dengan aturan dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 47/2013 tentang Ketentuan Impor Produk Hortikultura. Aneka jenis buah impor sejatinya tetap dicari konsumen kendati merebaknya kabar buah apel berbakteri sempat membuat pasar buah impor di Indonesia sempat lesu. (JI

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai diterapkan, pengawasan terhadap produk impor oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DIY akan terus ditingkatkan

Harianjogja.com, JOGJA--Memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pengawasan terhadap produk impor oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DIY akan terus ditingkatkan.

Kepala BBPOM DIY I Gusti Ayu Adhi Aryapatni mengungkapkan, ada banyak program yang dilakukan untuk mengawal MEA baik nasional maupun lokal DIY.

"MEA tidak perlu ditakuti tetapi diantisipasi bagaimana menghadapinya. MEA enggak mungkin ditolak karena tuntutan globalisasi," ujar dia, Senin (14/3/2016).

Ayu menyebutkan, pengawasan akan lebih intensif terhadap produk-produk impor. Produk impor tak berarti bisa bebas masuk Indonesia meskipun sudah memasuki MEA.

Produk-produk itu juga harus memenuhi persyaratan untuk masuk ke sebuah negara secara legal. "Kalau segi keamanan mutu harus sesuai syarat. Apalagi untuk makanan dan obat," ucap dia.

Setiap produk impor harus terdaftar di BPOM. Setelah itu, setiap kali produk itu akan masuk ke Indonesia harus disertai surat keterangan impor (SKI). BBPOM DIY juga akan melakukan pengawasan  post market untuk memastikan produk yang beredar di masyarakat benar-benar aman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis