Tragis! Pemuda Sragen Tewas Tertemper KA Malioboro Express
Seorang pemuda Sragen tewas tertemper KA Malioboro Express. Simak kronologi kejadian dan fakta lengkap di sini.
Pemkab Gunungkidul akan memisahkan Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Rencana pemisahan Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan oleh pemerintah kabupaten Gunungkidul ternyata juga diikuti oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Kepala bagian organisasi sekretariat daerah Gunungkidul, Wiwik Muhartiwi mengatakan memang akan terjadi banyak perubahan. Di antaranya adalah Kantor yang ditiadakan dan selanjutnya akan berubah menjadi Dinas ataupun Badan.
Wiwik melanjutkan, kantor yang akan berubah naik status tersebut seperti Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan (KAPEDAL) yang nantinya akan berubah menjadi dinas atau badan.
"Lainnya seperti Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu juga akan jadi Dinas," kata dia kepada wartawan, Jumat (18/3/2016).
Selain itu, yang turut berbuah ialah bidang-bidang yang terdapat dalam struktur Dinas. Seperti misalnya Bidang Menengah Atas pada Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga. Tak sampai disitu, perombakan juga dilakukan dengan menggabungkan dinas. Seperti Dinas Kehutanan dan Perkebunan akan digabungkan dengan Dinas Kelautan dan Perikanan.
"Tak hanya pemisahan, penggabungan dinas juga akan terjadi, seperti Dinas Kehutanan dan Kelautan," kata dia.
Namun sampai saat ini pihaknya belum dapat memberikan keterangan pada DPRD terkait perubahan-perubahan tersebut karena masih menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah terkait dengan Struktur Organisasi dan Tenaga Kerja dari pusat.
Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno mengungkapkan dirinya masih memaklumi proses yang serba menunggu tersebut. Namun ia berharap pemkab dapat segera mengambil tindakan untuk menagih pusat ataupun Provinsi terkait dengan PP yang mendasari pembentukan SOTK tersebut.
"PP semoga segera terbit sehingga penataan Pejabat dapat dilakukan sesuai dengan aturan pusat. Jangan sampai sudah penataan, tapi SOTK belum terbit, Kacau nanti," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang pemuda Sragen tewas tertemper KA Malioboro Express. Simak kronologi kejadian dan fakta lengkap di sini.
Sleman jadi lokasi CNG clustering PGN untuk gas rumah tangga, dorong efisiensi energi dan kurangi LPG subsidi.
Pemkab Gunungkidul minta OPD cek genset menyusul seringnya pemadaman listrik yang ganggu layanan publik.
Timnas Iran tinggalkan pesan tulisan tangan di Stadion SoFi usai laga Piala Dunia 2026 berisi seruan perdamaian dan martabat.
Penembakan di sekolah Filipina tewaskan 3 orang dan lukai 5 lainnya, polisi masih buru satu pelaku.
Kenali batas demam pada anak, gejala berbahaya, dan kapan harus ke dokter agar orang tua tidak salah langkah.