Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Kredit usaha rakyat, tiga bank bersinergi untuk kuatkan ekonomi warga.
Harianjogja.com, SLEMAN-Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Penyaluran pinjaman berbunga 9% ini dinilai sejalan dengan target Sustainability Development Goals (SDGs) 2016-2030 dalam meningkatkan derajat ekonomi warga.
Tiga bank BUMN yang memegang kendali dalam penyaluran KUR adalah Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rankyat Indonesia (BRI), dan Bank Mandiri. Ketiganya ditunjuk membantu pemerintah menyalurkan kredit yang ditarget mencapai Rp100 triliun untuk tahun 2016 ini.
Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI) Achmad Baiquni mengungkapkan, tiga bank ini bersinergi bersama dalam menyukseskan program KUR pemerintah. Pola-pola sinergi akan mempercepat proses penyaluran KUR ke masyarakat yang membutuhkan.
Menurut dia, Indonesia memiliki pekerjaan rumah yang harus dituntaskan, antara lain kemiskinan dan diskriminasi perempuan. KUR sendiri telah berperan dalam menangani masalah-masalah tersebut, terutama yang berkaitan dengan ekonomi masyarakat.
“Penyaluran KUR sejalan dengan upaya pemerintah dalam memenuhi agenda pembangunan yang digariskan PBB melalui SDGs. Agenda tersebut yakni penghapusan kemiskinan, memajukan kesehatan, dan pendidikan,” kata Achmad saat mendampingi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno yang mengisi dialog di Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa), Jumat (18/3/2016).
BNI dan kedua bank BUMN lainnya terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan KUR. Pendekatan pada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus dilakukan agar mereka mau meningkatkan kegiatan usaha melalui pinjaman maksimal Rp500 juta ini.
CSR Aktif
Selain KUR, bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) juga terus aktif dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan. Seperti yang baru saja dilakukan, BNI, BRI dan Mandiri memberikan bantuan kepada Aisyiyah.
BNI memberikan bantuan sarana dan prasarana untuk Balai Pengobatan dan Rumah Bersalin (BPRB) Aisyiyah senilai Rp500 juta. BRI menyalurkan CSR senilai Rp500 juta untuk Bina Usaha Ekonomi Keluarga PP Aisyiah. Bank Mandiri juga menyalurkan Rp500 juta untuk bantuan sarana dan prasarana pendidikan Unisa.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Noordjannah Djohantiini mengatakan, BUMN melalui program CSR-nya memiliki tanggung jawab untuk menyukseskan target SDGs. “Aisyiyah menyambut baik komitmen pemerintah untuk bersinergi dengan Aisyiyah,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Best City Hotel Yogyakarta merayakan HUT ke-9 dengan tema Grow With The Best dan memperkuat komitmen layanan hospitality di Jogja.
Daftar lokasi Salat Iduladha 2026 1447 H Muhammadiyah di Gunungkidul resmi dirilis PDM. Cek ratusan titik salat Id di seluruh kapanewon.
Polisi Banyumas membongkar penipuan berkedok “Sultan Nusantara”. Korban rugi Rp50,8 juta usai dijanjikan pembersihan harta dan haji.
KPK memeriksa dua pejabat Kemenhub terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebut nasib guru honorer 2027 masih dibahas pemerintah. Guru non-ASN dipastikan tetap bekerja hingga 2026.