Unisa Fest 2026 Usung Konsep Eko-Green, Tiket Masuk Pengunjung Pakai Botol Plastik
Unisa Jogja menggelar Unisa Festdengan konsep eko-green. Sampah botol plastik dikelola untuk mendukung beasiswa mahasiswa
Pelat nomor Sleman menumpuk di Samsat karena belum diambil oleh pemiliknya
Harianjogja.com, SLEMAN - Sebanyak 4.000 identitas pelat nomor polisi kendaraan bermotor masih menumpuk di Samsat Sleman hingga pertengahan Maret 2016.
Polres Sleman mengimbau kepada masyarakat yang merasa pelatnya sedang proses berganti pelat agar segera mengambilnya di Samsat Sleman.
Kasat Lantas Polres Sleman AKP Yugi Bayu Hindarto mengatakan, hingga pertengan bulan ini masih ada sekitar 4.000 pelat nopol kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang belum diambil.
Menumpuknya ribuan pelat nopol itu diakui memang karena keterlambatan proses pembuatan material pelat sehingga setelah sudah jadi terus menumpuk karena tidak semua warga yang mengambil sesuai jadwal. Ribuan plat itu merupakan akumulasi antara setahun terakhir yang sudah jadi.
"Setiap sudah ada yang jadi tapi baru satu atau dua yang diambil, sehingga sisanya yang belum diambil itu terus menumpuk sampai 4.000 plat itu," terang Yugi, Senin (21/3/2016).
Yugi mengaku, memang proses pembuatan plat saat ini berbeda dengan dua tahun sebelumnya. Saat ini harus menunggu jadinya pelat hingga enam bulan hingga setahun. Keterlambatan itu bukan disebabkan proses di Polres melainkan pembuatan plat saat ini lelangnya langsung ditangani Mabes Polri.
Berbeda dengan sebelumnya daerah yang diberi anggaran kemudian bisa menunjuk pihak ketiga yang bisa membuat plat. "Waktu itu pernah sudah ditunjuk langsung atau dari hasil lelang daerah tapi ada yang mempermasalahkan maka akhirnya ditangan pusat," tegasnya.
Warga yang belum mengambil pelat nopol tersebut selain ganti plat kendaraan lama juga termasuk kendaraan baru. Akantetapi di STNK sudah diberikan tanda khusus bahwa plat nopol belum jadi, sehingga mereka masih menggunakan pelat lama yang sebelumnya diberikan sebelum plat yang baru tersebut jadi.
Ia mengimbau warga Sleman yang belum mengambil pelat nopol agar segera mengambil dan menggantinya.
"Sebenarnya kami juga ada program dikirim ke rumah pemilik. Tapi itu dilakukan anggota yang rumahnya dekat dan terjangkau saja. Sehari biasanya mengirim satu atau dua pelat. Itu untuk mengurangi penumpukan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Unisa Jogja menggelar Unisa Festdengan konsep eko-green. Sampah botol plastik dikelola untuk mendukung beasiswa mahasiswa
Kasus diare di Sleman mencapai 1.337 pada September 2026. DPRD meminta Dinkes menginvestigasi penyebab dan menguji kualitas air warga.
Prabowo menegaskan kekayaan alam Indonesia harus dikelola secara bertanggung jawab agar memberi manfaat bagi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Lionel Messi mendapat Doctor Honoris Causa dari UBA tanpa kuliah doktoral. Ini alasan dan prestasi yang membuatnya menerima gelar kehormatan.
BSU 2026 disiapkan untuk 13,3 juta pekerja dengan total Rp900.000. Simak syarat penerima dan cara cek BSU melalui laman Kemnaker.
Maximo Quiles punya tiga skenario untuk mengunci gelar Moto3 2026 di Mandalika. Simak syarat juara dan posisi David Almansa.