Kebakaran Lahan Dekat Tol Semarang-Solo, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Salah seorang penerjun berusaha mendarat di tanda silang yang disediakan panitia Jogja Air Show di Pantai Krakal, Sabtu (14/3/2015). (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Jogja Air Show, kesempatan terjun payung dan terbang gratis disediakan
Harianjogja.com, JOGJA-Jogja Air Show (JAS) 2016 membuka kesempatan bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi terjun payung dan terbang gratis. Namun kuota yang disediakan tak banyak dan pengunjung harus adu cepat mendaftar sebelum kehabisan.
Ketua Pelaksana JAS 2016 Moris Tumpa Situmorang mengatakan terjun payun tandem mereka menyediakan enam kuota terjun gratis. Namun kesempatan itu sudah tertutup lantaran kuota untuk terjun tandem sudah habis dipesan.
"Tandem Master-nya hanya satu, jadi memang tidak bisa banyak," kata dia.
Kesempatan mencicipi olahraga dirgantara pun menyisakan sensasi terbang dengan pesawat jenis microlight. Untuk pesawat jenis ini masih tersedia kuota 27 penerbangan untuk hari Jumat, 13 penerbangan untuk hari Sabtu dan 11 penerbangan di hari Minggu.
Sementara untuk kuota terbang dengan paramotor dan paralayang Moris mengatakan masih tersedia banyak kesempatan karena Tandem Master yang cukup banyak.
"Untuk microlight dan paramotor bisa langsung daftar di Depok. Kalau paralayang mendaftarnya langsung di Watugupit, tempat atlet paralayang lepas landas," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
DPRD Bantul mendorong pelajar bijak bermedia sosial sekaligus produktif di ruang digital. Program kecakapan digital menyasar hampir 20 sekolah.
Riset World Giving Report 2026 mengungkap Rumania menjadi salah satu negara paling dermawan di Uni Eropa. Simak temuan CAF soal donasi masyarakat Eropa.
Budaya lokal dinilai bisa menjadi pembeda kuat di tengah tren wisata dan pengalaman yang semakin seragam. Namun, agar mampu menarik perhatian generasi saat ini,
Fenomena lava fountain di Gunung Anak Krakatau muncul akibat tekanan gas tinggi dalam magma. Simak penjelasan ilmiah, proses terbentuk, dan dampaknya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengerahkan tim Dokter Spesialis Keliling (Speling) ke Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta