Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Siswa kelas 5 Olifant School menjual berbagai macam makanan dan produk dalam kegiatan Kidpreneur Bazaar Olifant, Rabu (23/3/2016) (JIBI/Harian Jogja/dok. Olifant)
Sekolah Jogja Olifant memperkenalkan dunia entrepreneur sejak dini.
Harianjogja.com, SLEMAN-Olifant School baru saja menggelar Kidpreneur Bazaar Olifant, Rabu (23/3/2016). Kegiatan ini untuk mengenalkan dunia wirausaha kepada anak-anak. Kegiatan Kidpreneur Bazaar adalah sebuah bazaar yang menjual berbagai makanan dan hasil karya anak. Kegiatan ini merupakan kegiatan umbrella activity kelas lima.
Internal PR Olifant Mirzania Bunga Ardini mengatakan, banyak hal yang unik yang dapat dipetik dari even ini. Mulai dari anak-anak yang membentuk kepanitiaan ketua, sekretaris, bendahara dan membagi divisi. Kemudian pengadaan modal yang diperoleh dari hasil iuran anggota sekolah, dibelanjakan untuk bahan baku oleh kelompok secara bersamaan.
“Anak membuat presentasi sederhana untuk mencari sponsor di acara bazaar dan mempresentasikannya ke guru, orangtua dan komunitas-komunitas terdekat,” kata Mirzania dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Rabu (23/3/2016).
Selain itu, dalam Kidpreneur Bazaar Olifant ini anak rutin melakukan meeting atau diskusi untuk menentukan berbagai hal teknis seperti menu apa yang akan dijual. Mereka juga membuat undangan untuk orang tua yang mereka ketik dan ditandatangani sendiri.
“Di akhir pelaksanaan anak juga membuat laporan pelaksanaan dari masing-masing divisi,” lanjutnya. Tahapan ini mengajarkan anak untuk bertanggung jawab dalam memberikan laporan atas kegiatan yang dilaksanakan.
Beberapa stand yang dibuka dalam Kidpreneur Bazaar ini adalah HELN Fish & Chip, Nachos & Shake, Eat & Watch yang menjual chicken katsu dan fruit salad, Sweet Stand yang menjual martabak mini dan juice, Pop Shop yang menjual makanan ringan, DIY craft dan yang terakhir I Love Stationary. Harga barang dan makanan yang dijual berkisar Rp2500-Rp10.000.
Kidpreneur bazaar ini mendapat sambutan luar biasa dari teman-teman kelas lain. “Wow keren ya, di usia yang masih sangat belia mampu bekerjasama menyiapkan ini semua, terus lah berkarya dan mengembangkan diri,” kata Mirzania.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Best City Hotel Yogyakarta merayakan HUT ke-9 dengan tema Grow With The Best dan memperkuat komitmen layanan hospitality di Jogja.
Daftar lokasi Salat Iduladha 2026 1447 H Muhammadiyah di Gunungkidul resmi dirilis PDM. Cek ratusan titik salat Id di seluruh kapanewon.
Polisi Banyumas membongkar penipuan berkedok “Sultan Nusantara”. Korban rugi Rp50,8 juta usai dijanjikan pembersihan harta dan haji.
KPK memeriksa dua pejabat Kemenhub terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebut nasib guru honorer 2027 masih dibahas pemerintah. Guru non-ASN dipastikan tetap bekerja hingga 2026.