Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Salah seorang penerjun berusaha mendarat di tanda silang yang disediakan panitia Jogja Air Show di Pantai Krakal, Sabtu (14/3/2015). (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Jogja air show, satu penerjun meninggal
Harianjogja.com, BANTUL-Dalam gelaran Jogja Air Show (JAS) 2016 yang dilakukan pagi ini (26/3/2016), satu atlet terjun payung meninggal dunia karena terjatuh di area Parangtritis, Kretek, Bantul. Korban adalah Wika Milati Mulaningtyas, 24.
Komandan SAR Parangtritis, Ali Sutanto menyampaikan korban ditemukan 700 meter dari bibir pantai di area Parangtritis, Bantul.
"Dia [Wika] termasuk penerjun yang terbang di kelompok pagi. Proses penyelamatan membutuhkan waktu 15 menit. Waktu diselamatkan, korban masih hidup dan bernafas," terangnya.
Namun korban diduga meninggal saat di rumah sakit lantaran tubuhnya terlalu banyak kemasukan air. Kemungkinan, kata dia, korban tak dapat berenang dan terbelit parasit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.