Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ako Klemen Julian (tiga kiri) dan Amoi Yessica Cukarestu (tiga kanan) usai menerima hadiah sebagai Ako Amoi Indonesia 2016 di Ballroom The Sahid Rich Jogja Hotel, Minggu (27/3/2016). Bernadheta Dian Saraswati
Pemilihan Ako dan Amoi Indonesia menghasilkan sepasang ako amoi
Harianjogja.com, JOGJA- Sepasang muda-mudi Hakka terpilih menjadi Ako dan Amoi Indonesia dalam pemilihan di Ballroom The Sahid Rich Jogja Hotel, Minggu (27/3/2016) malam. Mereka akan maju dalam ajang Ako Amoi Internasional di China September mendatang.
(Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/03/27/pemilihan-ako-amoi-melihat-lebih-dekat-pemilihan-ako-amoi-704641" target="_blank">PEMILIHAN AKO AMOI : Melihat Lebih dekat Pemilihan Ako Amoi)
Di atas panggung megah itu, Yessica Cukarestu asal Kalimantan Barat dan Klemen Julian asal Jakarta sontak menjadi pusat perhatian penonton. Keduanya berhasil menjadi pemenang utama Ako Amoi Indonesia.
Mereka berhasil menyisihkan 88 peserta lainnya yang datang dari 14 cabang Hakka di Indonesia. Penyisihan mulai dari 10 besar, lima besar, tiga besar, hingga akhirnya terpilih sebagai pemenang. Mereka terpilih setelah menjawab pertanyaan yang sudah disiapkan oleh panitia.
“Untuk generasi muda, mari kita kembangkan Hakka dan Hakkacita,” kata amoi Yessica saat menjawab pertanyaan tentang cara termudah anak muda mendukung kemanusiaan.
Sementara Julian, ia berkomitmen akan meningkatkan jiwa enterpreneur sebagai upaya mengatasi sedikitnya lapangan kerja di Indonesia. “Gelombang bisnis harus ditumbuhkan. Generasi muda harus ulet dan tumbuh sebagai bisnisman,” kata ako nomor 80 asal Jakarta ini.
Jawaban-jawaban itu lah yang akhirnya membuat ketujuh juri meletakkan pilihan pada mereka berdua. Mereka pun berhak atas predikat Ako Amoi Indonesia 2016 dan uang senilai Rp50 juta.
Kemenangan itu tidak menjadi akhir dari kompetisi. Kemenangan mereka menjadi awal usaha meraih prestasi dalam kompetisi serupa di level yang lebih tinggi. Di Meizhou Tiongkok, kemampuan mereka akan kembali diuji. Tidak hanya dari sisi intelektualitas, tetapi lebih pada kemampuan bahasa sekaligus penguasaan budaya Hakka.
“Saya akan pelajari budaya. Tidak hanya Hakka tapi Tiongkok,” kata perempuan keturunan Tionghoa yang mengaku tidak menyangka akan menjadi pemenang ini.
Setelah menjadi Amoi Indonesia 2016, perempuan ramping usia 21 tahun ini memiliki impian untuk menyatukan para generasi muda Hakka Indonesia.
Mewujudkan muda-mudi Hakka yang satu juga menjadi impian Julian. Setelah kemenangan ini, ia ingin mengumpulkan para generasi muda Hakka melalui program-program yang ia bentuk. “Saya ingin bisa kumpul, saling melengkapi, saling suport, dan saling dukung supaya kita bisa lagi melestarikan budaya Hakka,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Best City Hotel Yogyakarta merayakan HUT ke-9 dengan tema Grow With The Best dan memperkuat komitmen layanan hospitality di Jogja.
Daftar lokasi Salat Iduladha 2026 1447 H Muhammadiyah di Gunungkidul resmi dirilis PDM. Cek ratusan titik salat Id di seluruh kapanewon.
Polisi Banyumas membongkar penipuan berkedok “Sultan Nusantara”. Korban rugi Rp50,8 juta usai dijanjikan pembersihan harta dan haji.
KPK memeriksa dua pejabat Kemenhub terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebut nasib guru honorer 2027 masih dibahas pemerintah. Guru non-ASN dipastikan tetap bekerja hingga 2026.