Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Petugas BPJS melayani warga. (Rachman/JIBI/Bisnis)
BPJS Ketenagakerjaan juga menyasar UMKM
Harianjogja.com, JOGJA-Tahun ini Badan penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mulai menyasar kepesertaan dari kalangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ditargetkan tahun ini mampu menjaring hingga 3.000 UMKM.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Moch. Triyono menyampaikan, pelaku UMKM sangat berpotensi menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya, banyak masyarakat yang bekerja di sektor mikro namun mereka tidak memiliki jaminan sosial.
“Kalau bekerja di sektor kecil, modal kecil lalu kecelakaan, siapa yang akan modali? Lebih baik serahkan ke kita [BPJS Ketenagakerjaan],” ajak Triyono, Rabu (30/3/2016) siang.
Menurutnya, iuran yang harus dibayarkan termasuk murah. Untuk Jaminan Kecelakaan Kerja, peserta hanya perlu membayarkan 0,24% dari gaji. Untuk Kota Jogja yang besaran Upah Mimimum Regional (UMR) Rp1,452 juta, peserta cukup membayarkan Rp3.485 per bulan.
Dengan biaya yang terjangkau ini, Triyono berharap kesadaran masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan semakin meningkat.
“Kami hanya ingin membantu para pengusaha kecil fokus pada usahanya. Fokus pada produk dan pemasaran. Kalau ada kecelakaan, ibaratnya sudah dijual ke BPJS. Sudah kami yang handle,” ujar dia.
Kalaupun tida bisa memenuhi empat program yang ditawarkan BPJS Ketenagakerjaan yakni Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian, dan Kaminan Pensiun, pelaku UMKM bisa mengikuti dua program saja, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.
Untuk menjaring kepesertaan dari UMKM, BPJS Ketenagakerjaan akan menggandeng Dinas UKM dan Koperasi DIY dan juga Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang sudah terbiasa bersentuhan dengan sektor usaha mikro kecil.
Selema ini, ia mengakui BPJS Ketenagakerjaan terlalu asyik menjaring peserta dari usaha menengah atas. Hingga saat ini sudah ada 4.400 perusahaan yang bergabung menjadi peserta. Sementara dari kalangan UMKM belum terdata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Trans Jogja ubah jam operasional saat Idul Adha 27 Mei 2026. Layanan mulai pukul 12.30–20.30 WIB, ini rute dan informasi lengkapnya.
KA Prameks Jogja–Kutoarjo tambah jadwal 27 Mei–1 Juni 2026 saat libur Iduladha. Cek jam keberangkatan lengkap dan informasi perjalanan.
BMKG memprakirakan cuaca DIY Iduladha 27 Mei 2026 berawan di semua wilayah dengan suhu 22–31°C dan kelembapan hingga 99 persen.
Jadwal lengkap film TV libur Iduladha 2026 di TRANS TV, ANTV, RCTI, SCTV, dan Trans 7 dari horor hingga aksi Hollywood.
FIFA umumkan hadiah Piala Dunia 2026 tembus Rp11,66 triliun, juara mendapat Rp890 miliar dan semua tim dijamin miliaran rupiah.