Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
BPBD Kabupaten Bantun dibantu Koramil, Polsek, dan relawan saat membersihkan pohon tumbang yang menimpa gudang kayu jati di Dusun Jaranan, Kepanjen, Banguntapan, Bantul, Kamis (31/3/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Bantuan korban bencana pohon tumbang akan diberikan oleh Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, masih akan melakukan pengkajian data dengan dinas terkait untuk pemberian bantuan kepada pemilik rumah yang mengalami kerusakan karena tertimpa pohon tumbang saat hujan deras dan angin ribut, Rabu (30/3/2016).
Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto mengatakan pihaknya bersama dinas terkait akan melakukan pengkajian dan pengecekan lokasi, sehingga bantuan dapat disesuaikan tidak sama rata,” paparnya Jumat (1/4/2016).
Dwi menambahkan hujan lebat beserta angin kencang beberapa hari kemarin mengakibatkan belasan pohon munggur berdiameter 30-70 cm tumbang, kemudian beberapa pohon tersebut memang meninpa rumah dan bangunan lain milik warga.
Menurut data dari BPBD, tiga titik terparah akibat angin ribut berada di wilayah Kecamatan Banguntapan. Beberapa pohon munggur di sepanjang jalan Ringroad Timur menimpa bangunan rumah dan gudang milik warga.
Menurut Dwi, Jika nanti diputuskan untuk mendapat bantuan bagi pemilik rumah yang rusak, bantuan yang diberikan pemerintah melalui BPBD berupa material bangunan, bukan berupa uang.
"Rumah-rumah yang rusak setelah kita kaji dan memang layak menerima bantuan pasti akan kita beri, namun bantuan berupa bahan material, bukan uang,” paparnya.
Sementara untuk bantuan bagi korban tersebut, memanglah akan menggunakan dana kebencanaan dari pos dana tidak terduga yang ada di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKKAD) setempat, jadi jelas bantuan yang akan diberikan juga melihat dari skala prioritas.
Dwi juga menambahkan, bahwa bencana alam seperti angin kencang kemarin merupakan gejala alam yang bisa terjadi setiap saat, sehingga masyarakat seharusnya juga harus meningkatkan kewaspadaan agar tidak menjadi korban.
“Masyarakat sudah seharusnya meningkatkan kewaspadaan, karena cuaca dan iklimyang bisa berganti secara ekstrim dan dalam waktu yang sangat singkat, diharapkan masyarakat selalu siaga,” kata Dwi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Apple menggelar acara Welcome Home pada 13 Oktober 2026. Simak bocoran HomePad, Apple TV 4K, HomePod mini 2, dan perangkat LG.
Tiga pemimpin perempuan Indonesia masuk Fortune Most Powerful Women Asia 2026. Maya Watono di posisi 83, Sandra Sunanto 86, dan Irawati Setiady 94.
Harga emas Antam di Pegadaian turun jadi Rp2,604 juta per gram pada 8 Oktober 2026. Harga buyback juga melemah di level Rp2,333 juta.
Wanita di Las Vegas menikahi pria kenalan daring untuk menguras uang mereka. Ia dihukum penjara dan wajib membayar ganti rugi Rp5 miliar.
Cara penyetaraan ijazah luar negeri berbeda untuk sekolah dan perguruan tinggi. Cek portal resmi, syarat dokumen, biaya, dan tahapannya.