Dampak Bullying Bisa Terbawa, Sikomhati.di Diterapkan SMK di Tepus
Dampak bullying dapat terbawa hingga sekolah baru. SIKOMHATI.ID diterapkan di SMK YPKK Tepus untuk memperkuat empati dan komunikasi siswa.
ilustrasi mencuri. (Hengky Irawan/JIBI/Harian Jogja)
Pencurian Sleman dilakukan anak di bawah umur.
Harianjogja.com, SLEMAN - Pencurian melibatkan anak di bawah umur kembali marak terjadi di Sleman. Tiga pelajar salahsatu SMP swasta di Sleman nekat membobol sebuah gedung Taman Kanak-Kanan belum lama ini. Mereka ditangkap secara berurutan dan penahanannya dititipkan di Panti Sosial Bina Remaja Dinsos DIY, Kamis (7/4/2016).
Ketiga pelajar SMP tersebut yaitu NK, 15, HL, 16 dan WR, 13, semuanya warga Sleman. Sebelumnya tiga anak dibawah umur menjadi komplotan begal yang beraksi di Jalan Magelang. Mereka berinisial DD, 16, warga Tridadi Sleman, IM, 16, warga Moyudan, Sleman dan IL, 17, warga Triharjo, Sleman.
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar mengakui akhir-akhir ini anak di bawah umur di Sleman justru banyak terlibat kejahatan. Bahkan ada yang terlibat pembegalan, mereka hanya berawal dari nongkrong bersama temannya. Dalam menangani kasus tersebut pihaknya harus ekstra hati-hati. Mengingat status anak saat ini terdapat sejumlah perundangan yang mengatur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dampak bullying dapat terbawa hingga sekolah baru. SIKOMHATI.ID diterapkan di SMK YPKK Tepus untuk memperkuat empati dan komunikasi siswa.
Sebanyak 153 SPPG beroperasi di Klaten melayani 300.100 penerima MBG. Dua dapur disuspend imbas dugaan keracunan siswa.
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.
Gus Muwafiq mengajak masyarakat Sleman memperkuat kerukunan dan kebersamaan dalam Pengajian Kebangsaan Grebeg Minggir 2026.
PVMBG memastikan aktivitas Gunung Anak Krakatau terus dipantau setelah erupsi menerus 25 jam. Statusnya masih Level III atau Siaga.
PP Perbasi mengumumkan 12 pemain Timnas Basket Putra Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, termasuk dua pemain naturalisasi.