Puan Desak Polisi Usut Kericuhan Demo 27 Agustus Diusut, GRIB Disorot
Puan Maharani meminta polisi mengusut tuntas kericuhan demo 27 Agustus 2026 dan kematian warga di Pejompongan.
Bupati Bantul Suharsono (kiri) didampingi Direktur PT Marvel Sports Internasional (dua dari kiri) saat melakukan peninjauan pegawai pabrik dalam acara peresmian pabrik sarung tangan PT Marvel Sport Internasional, Rabu (6/4/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Lowongan kerja untuk industri sarung tangan.
Harianjogja.com, SLEMAN- Sebanyak 3.000 tenaga kerja secara bertahap akan diserap oleh pabrik produsen sarung tangan yang baru diresmikan oleh Bupati Bantul Suharsono PT.Marvel Sports Internasional, Rabu (6/4/2016).
Direktur PT. Marvel Spors Internasional Christina Huang mengatakan, dengan diresmikannya pabrik ini semoga akan menyerap banyak tenaga kerja di Bantul.
“Kurang lebih nantinya akan membutuhkan 3.000 tenaga kerja, namun itu akan dilakukan secara bertahap sehingga kemudian itu akan berpengaruh untuk menekan angka pengangguran,” paparnya.
Diakuinya selama persiapan pembangunan dan perizinan pada tahun 2014-2015 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan dinas terkait sangatlah banyak membantu. Pasalnya Pemkab sendiri juga menyadari berdirinya kawasan-kawasan industri di Bantul akan berpengaruh pada kondisi masyarakat sendiri.
Bupati Bantul Suharsono mengatakan semakin banyak investor yang mendirikan pabrik di Bantul maka semakin banyak pengangguran di Bantul berkurang.
“Semakin banyak menyerap tenaga kerja berarti akan banyak mengurangi jumlah pengangguran anak muda sehingga mereka memiliki aktivitas yang positif,” kata Suharsono.
Suharsono juga menambahkan Pemkab Bantul sangat terbuka bagi investor yang akan mendirikan pabrik, segala urusan mengenai perizinan dan pendirian pabrik akan sangat dipermudah.
“Untuk itu bagi investor-investor lainnya silahkan jika ingin membangun pabrik, kami sangat terbuka untuk itu. Namun dalam pembangunan dan pendrian pabrik harus sesuai dengan peraturan serta syaratnya harus banyak menyerap tenaga kerja asli Bantul,” ujar Suharsono.
Ditambahkan lagi oleh Christina, pabrik sarung tangan yang terletak di Desa Sungapan, Argodadi, Sedayu, Bantul ini akan menargetkan sebanyak 1 juta sarung tangan setiap tahunnya setelah produksi berjalan lancar, kemudian produk sarung tangan tersebut akan di eksport di berbagai Negara seperti Amerika, Jepang, dan beberapa Negara lain di Eropa.
“Dengan melakukan eksport barang ke luar negeri nantinya pabrik ini juga akan menambah volume pendapatan bagi daerah,” katanya.
Ia berharap semoga pabrik ini dapat berjalan lancar, sehingga dengan demikian para investor dapat mengikuti jejak pabrik.
“Kami berharap semoga pabrik ini dapat membantu promosi bagi Kabupaten Bantul, agar investor lain juga mau untuk mengembangkan industrinya disini,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puan Maharani meminta polisi mengusut tuntas kericuhan demo 27 Agustus 2026 dan kematian warga di Pejompongan.
Kemenpar meminta keselamatan penerbangan menjadi prioritas di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau dan potensi pembatalan penerbangan.
DPRD Bantul mendorong pemetaan wilayah kekeringan dan pembangunan sumur bor serta jaringan air bersih sebagai solusi permanen.
Kemenhub memastikan refund tiket pesawat 100 persen bagi penumpang terdampak pembatalan penerbangan akibat abu erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sebanyak 153 SPPG beroperasi di Klaten melayani 300.100 penerima MBG. Dua dapur disuspend imbas dugaan keracunan siswa.
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.