Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Bangunan cagar budaya terus dilestarikan.
Harianjogja.com, JOGJA-- Pemerintah Daerah DIY berencana membeli rumah bersejarah di Ketandan sebagai Cagar Budaya. Rumah bekas kediaman kapiten asal Tiongkok di era Hamengku Buwono III itu akan dijadikan pusat budaya Tionghoa di DIY.
Ditemui di Gedhong Wilis Kompleks Kepatihan Selasa (12/4/2016) Sultan mengatakan pihaknya sedang mengkaji rencana untuk membeli rumah peninggalan Tan Jin Sing yang juga sempat didiami Dr Yap itu. Menurutnya rumah seluas 900 meter persegi itu memiliki sejarah panjang, terlebih lokasi cukup strategis karena berada di tengah kota.
"Disitu nanti bisa menjadi pusat budaya yang merekam sebagian sejarah Kota Jogja," kata Sultan seusai menandatangani Nota Kesepahaman Kerjasama dengan Pemerintah Shanghai.
Untuk pengelolaannya, Pemda sudah mencoba menawarkan kerjasama dengan Pemerintah Shanghai untuk bekerja sama. Sultan mengatakan perwakilan dari Shanghai kemarin sudah melihat lokasi rumah itu dan akan memberikan pertimbangannya.
"Mereka mau mengembangkan ousat budaya di DIY, jadi saya coba tawarkan rumah di Ketandan itu," imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.