PENATAAN MALIOBORO : Sultan Ingin Pemkot Konsisten

Selasa, 19 April 2016 10:55 WIB
PENATAAN MALIOBORO : Sultan Ingin Pemkot Konsisten

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X berbincang dengan Ketua DPRD DIY Yuke Indra Laksana(kiri) dan Kapolda DIY Brigjen Pol. Erwin Triwanto (kanan) seusai penangdatangan nota kesepahaman tentang pendaftaran calon anggota Polri dan aparatur sipil negara Polrsi di Kantor Gubernur DIY, Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (08/05/2015). Kerjasama ini menyakngkut proses sekeksi administrasi yang berbasis pada data kependudukan calon anggota Polri.

Penataan Malioboro dilakukan bertahap.

Harianjogja.com, JOGJA-Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta Pemkot konsisten dalam menggarap Malioboro. Proses revitalisasi dinilainya bukam hanya proyek setahun, tapi bertahap. Sehingga bila pelanggaran yang ada tidak ditindak akhirnya kembali lagi.

"Sekarang konsistensinya bagaimana, tidak mungkin gubernur dan walikota setiap hari di Malioboro. Di Malioboro itu ada UPT, wani ora ngellingke, kalau enggak ya diganti saja," kata Sultan, Senin (18/4/2016)

Raja Kraton Yogyakarta itu menambahkan Haryadi sudah menyanggupi permintaannya. selanjutnya dia tinggal melihat kinerja aktual Pemkot di lapangan.

Untuk progres pembangunan, untuk tahap awal Pemda akan memasang fasilitas yang bisa langsung dirasakan publik seperti kursi.

Selain itu Sultan juga berencana membuat Malioboro lebih terang dengan menambah penerangan yang dipasang di tempat-tempat yang menjadi ikon Jogja seperti di stasiun Tugu, Titik Nol dan Benteng Vrederburg. Fasilitas lampu penyeberangan yang beroperasi saat tombolnya ditekan akan dipasang di beberapa titik zebra cross.

"Malioboro harus berubah, jangan satu ember untuk nyuci 50 piring, makanya air bersih nanti harus ada," pungkas dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online