Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Longsor tebing Sungai Code di wilayah Terban, beberapa waktu lalu sampai Senin (18/4/2016) belum bisa diperbaiki karena ada bangunan diatasnya.? (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Banjir Kali Code, dampaknya masih coba ditangani.
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Permukiman, Sarana dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Jogja tidak dapat memperbaiki tebing longsor di bantaran sungai Code dan Sungai Winongo karena masih banyak bangunan di sekitar longsoran.
"Sekarang kami pemetaan dulu, sambil melakukan pendekatan dengan warga," kata Kepala Dinas Kimpraswil Kota Jogja, Hendra Tantular usai menghadiri acara hemat energi di Gajahwong, Educational Park, Pandean, Umbulharjo, Rabu (20/4/2016).
Menurut Hendra ada tiga titik longsor yang cukup parah dengan ketinggian 15-30 meter dan bisa mengancam bila tidak segera diperbaiki. Ketiga titik tersebut, dua lokasi di bantaran Sungai Code, yakni di Kampung Jogoyudan, Kelurahan Gowongan, Kecamatan Jetis, dan Kampung Blimbingsari, Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman.
Sementara satu lokasi lagi berada di bantaran Sungai Winongo, di Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, tepatnya di selatan jembatan PETA. Saat ini, kata Hendra, bekas longsoran masih ditutupi terpal supaya tidak terkena air hujan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Klasemen Liga Inggris 2026/2027 setelah pekan ketiga. Man City memimpin dengan 9 poin, Arsenal kedua, sedangkan MU berada di posisi ke-11.
Kebakaran kawasan pasar di Kampung Bapouda, Paniai Timur, menewaskan 11 orang. Polisi menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan 40 bangunan.
Sebanyak 219 kafilah dari 14 kemantren mengikuti STQH Kota Jogja 2026. Hasto mendorong penguatan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan.
BMKG memperbarui sebaran abu vulkanik Anak Krakatau Senin pagi. Abu terpantau hingga 50.000 kaki dan berpotensi mengganggu penerbangan.
BNPB menyiapkan OMC untuk membantu meluruhkan abu erupsi Anak Krakatau di Jakarta, Banten, dan Lampung setelah kondisi memungkinkan.