Resmi Dikukuhkan, MPI DIY Berkomitmen Jadi Gerakan Nyata untuk Warga
Kepengurusan MPI DIY periode baru dikukuhkan. Fadhl Muhammad Firdaus mendorong gerakan sosial dan solusi nyata bagi masyarakat.
Penemuan mayat terjadi di Baran.
Harianjogja.com, SLEMAN- Seorang pria bernama Wagino, 40, warga RT01/RW12 Dusun Baran, Sendangaagung, Minggir, Sleman ditemukan tewas di rumahnya, Rabu (20/4/2016) pagi. Korban meninggal dunia diduga karena sakit.
Dari hasil penyelidikan polisi, seorang warga bernama Sigit yang juga tetangga masih sempat bertemu dengan korban pada Minggu (17/4/2016) pukul 20.00 WIB di Dusun Kliran, desa setempat.
"Sejak saat itu lalu tidak ada warga yang bertemu lagi dengan korban," terang Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar, Rabu (20/4/2016).
Ia menambahkan, korban meninggal pertama kali ditemukan oleh Sigit tersebut karena merasa penasaran korban tak terlihat lagi. Pintu rumah korban berusaha diketuk namun tak ada jawaban, bagian depan tertutup rapat, saksi tersebut berusaha masuk lewat pintu belakang. Saat berhasil masuk itulah, korban ditemukan tewas dalam keadaan telah membusuk.
Tim Identifikasi Polres Sleman yang memeriksa jenazah korban memastikan bahwa tidak ada tanda penganiayaan. Korban meninggal karena sakit.
"Di TKP juga ditemukan bekas muntahan. Selama hidup korban sudah batuk-batuk. Dia tinggal seorang diri," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepengurusan MPI DIY periode baru dikukuhkan. Fadhl Muhammad Firdaus mendorong gerakan sosial dan solusi nyata bagi masyarakat.
Klasemen Liga Inggris 2026/2027 setelah pekan ketiga. Man City memimpin dengan 9 poin, Arsenal kedua, sedangkan MU berada di posisi ke-11.
Kebakaran kawasan pasar di Kampung Bapouda, Paniai Timur, menewaskan 11 orang. Polisi menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan 40 bangunan.
Sebanyak 219 kafilah dari 14 kemantren mengikuti STQH Kota Jogja 2026. Hasto mendorong penguatan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan.
BMKG memperbarui sebaran abu vulkanik Anak Krakatau Senin pagi. Abu terpantau hingga 50.000 kaki dan berpotensi mengganggu penerbangan.
BNPB menyiapkan OMC untuk membantu meluruhkan abu erupsi Anak Krakatau di Jakarta, Banten, dan Lampung setelah kondisi memungkinkan.