Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Ilustrasi perajin anyaman bambu (JIBI/Solopos/Antara/Jafkhairi)
Peluang kerja bagi warga Gunungkidul salah satunya adalah penjadi pengrajin bambu
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Pengrajin bambu asal Dusun Ngoro-oro, Desa Giriasih, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul mengeluhkan kurangnya ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengembangkan usaha kerajinan bambu miliknya. Akibatnya, ia sering kewalahan dalam menerima pesanan.
Salah seorang pengrajin bambu asal Gunungkidul, Paidi, mengungkapkan dirinya belum mampu mencari orang yang terampil dan mau bekerjasama dengannya dalam membuat kerajinan bambu.
Ia mengaku kewalahan apabila mengerjakan pesanan yang pada beberapa bulan terakhir cukup ramai. Di desanya sendiri, hanya sekitar enam orang yang aktif membantunya untuk mengerjakan pesanan.
"Susah untuk cari pekerja, belum ada yang mau untuk bertahan dalam waktu yang lama," kata dia, Jumat (22/4/2016).
Paidi melanjutkan, bahwa beberapa orang awalnya pernah berniat untuk menjadi pegawai tetap, namun tak sampai hitungan bulan pegawainya mengundurkan diri. Ia mengaku sulit bagi pengrajin bambu untuk mempelajari anyam bambu secara cepat, dibutuhkan proses yang panjang.
Usaha yang ia lakukan selama ini untuk menarik pegawai antara lain dengan memberikan pelatihan-pelatihan dasar kepada beberapa tetangga desanya. Namun caranya tersebut belum terlalu membuahkan hasil.
"Sudah diusahakan dengan mengajak tetangga belajar menganyam kecil-kecilan, tapi ujung-ujungnya mereka putus asa dan berhenti di tengah jalan," kata dia.
Meskipun begitu, ia tak patah semangat untuk terus mengembangkan usahanya. Walaupun kerajinan tak dapat dihasilkan dalam jumlah yang besar, namun ia tetap memaksimalkan dan memperhatikan kualitas barang produksinya agar dapat menarik minat konsumen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Cek jadwal DAMRI dari Bandara YIA ke Jogja dan Sleman pada Sabtu 10 Oktober 2026. Tarif normal Rp80.000 per penumpang.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu, 10 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dengan keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu, 10 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 10 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 10 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.