Dikaitkan Korupsi BGN, Ketua DPRD Jatim Musyafak: Hoaks, Saya Tantang!
Musyafak Rouf bantah terlibat kasus MBG dan sebut isu di media sosial sebagai hoaks. Tantang pembuktian dengan hadiah.
Petugas Polsek Banguntapan saat menunjukkan barang bukti senjata tajam yang mereka temukan saat penyisiran lokasi berkumpulnya sejumlah massa di Dusun Babadan, Banguntapan, Bantul, Kamis dini hari (28/4/2016) (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Tawuran Bantul terjadi di daerah Babadan.
Harianjogja.com, BANTUL- Tawuran Bantul berhasil digagalkan polisi setempat. Sebanyak tiga orang pemuda yang diduga terlibat tawuran dan sejumlah senjata tajam (sajam) diamankan polisi.
Kepala Polsek Banguntapan Komisaris Polisi (Kompol) Suharno, Kamis (28/4/2016) mengatakan polisi pada Rabu (26/4/2016) malam mulanya mendengar kabar adanya warga yang nyaris dibacok oleh oknum tak dikenal di dua lokasi. Yaitu di sekitar Jogja Expo Center (JEC) serta di Ring Road Selatan tepatnya di Dusun Singosaren, Banguntapan.
“Saat mereka melarikan diri mereka meninggalkan sejumlah kendaraan bermotor, namun petugas berhasil mengamankan tiga orang pemuda yang diduga merupakan anggota dari kelompok massa tersebut,” terang Kepala Polsek Banguntapan Komisaris Polisi (Kompol) Suharno, Kamis.
Namun, hingga saat ini ketiga pemuda yang diamankan petugas masih berstatus sebagai saksi. Polisi sampai sekarang belum menemukan bukti indikasi pidana yang mereka lakukan. Mereka sementara diamankan di Polsek karena dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ditambahkan Suharno, selain menangkap tiga pemuda, polisi juga menyisir lokasi yang digunakan untuk berkumpul massa tersebut. Saat menyisir lokasi, petugas menemukan sejumlah senjata tajam berupa pedang, ruyung, dan pisau.
“Saat lokasi kami sisir, kami menemukan sejumlah senjata tajam ini, pedang yang dimasukkan dalam sebuah tas hitam, diselipkan di sebuah gang kecil dekat masjid tepat di lokasi mereka kumpul,” imbuhnya.
Hingga saat ini barang bukti masih diamankan oleh petugas, karena belum diketahui siapa pemiliknya. Polisi memastikan akan terus melakukan penyelidikan sampai menemukan para pelaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Musyafak Rouf bantah terlibat kasus MBG dan sebut isu di media sosial sebagai hoaks. Tantang pembuktian dengan hadiah.
Ribuan massa Tani Merdeka Indonesia gelar aksi damai di Patung Kuda dukung program Presiden Prabowo Subianto.
Jelang periode libur sekolah, Pertamina Patra Niaga regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite berkisar 10-18% di seluruh SPBU di Jateng DIY.
Pakar UGM menilai reformasi subsidi energi berbasis individu penting, namun berisiko menekan daya beli dan memicu inflasi.
BRI Yogyakarta salurkan KUR Rp10,3 triliun hingga Mei 2026 untuk dorong UMKM lebih produktif dan naik kelas.
Sensus Ekonomi 2026 di Bantul mulai digelar, hampir 500 ribu warga dan pelaku usaha didata untuk kebijakan tepat sasaran.