HARI PENDIDIKAN NASIONAL : Kepala Disdikpora Sepakat Pembenahan Sistem Pendidikan

Selasa, 03 Mei 2016 06:20 WIB
HARI PENDIDIKAN NASIONAL : Kepala Disdikpora Sepakat Pembenahan Sistem Pendidikan

Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/4/2016).(Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja)

Hari Pendidikan Nasional diingatkan dengan kearifan lokal.

Harianjogja.com, JOGJA – Pemerintah Daerah DIY mencoba mengembangkan sistem pendidikan berbasis budaya. Konsep baru ini diharapkan bisa menjawab tuntutan untuk mengembangkan karakter peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY Kadarmanta Baskara Aji menyepakati perlunya pembenahan sistem pendidikan. Menurut dia saat ini anak-anak tak hanya membutuhkan layanan pendidikan akademik, melainkan juga pendidikan karakter.

Sejauh ini, Pemda sudah melakukan penyusunan Perda Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Kebudayaan. Konsep itu sudah diterapkan pada sekolah percontohan yang mengadaptasi sistem ini dan sudah berjalan selama tiga tahun terakhir.

“Kita ada sekolah berbasis budaya, sekolah inspiratif dan gerakan guru untuk bisa mendidik dengan cara yang menyenangkan. Hal semacam ini yang sedang kita matangkan agar sekolah menjadi sesuatu yang menarik,” beber Aji.

Selain membenahi sistem pendidikan, Aji jgua menilai perlu ada  upaya untuk memerdekakan siswa dari tekanan selama menempuh jenjang pendidikan. Selama ini masih ada yang menganggap pendidikan sebagai beban. Pasalnya layanan pendidikan masih dinilai membankan biaya yang mahal.

“Ini juga sedang kami upayakan agar ada pendidikan murah. Dengan begitu anak-anak merdeka, senang, dan mendapat layanan pendidikan tanpa beban,” tandas dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online