Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
BPN melakukan pemasangan patok perapatan calon bandara di Dusun Bapangan, Kecamatan Temon, Kulonprogo, pada Selasa (16/2/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Bandara Kulonprogo, warga terdampak masih menginginkan relokasi di dekat asal.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Ketua Tim Appraisal dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) MBPRU Jogja, Uswatun Khasanah menyatakan proses pencocokan data lahan calon bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) sudah mencapai 55% di pekan pertama. Selanjutnya, tim akan melanjutkan proses pencocokan data di 14 dusun lainnya pada empat hari terakhir mendatang.
Ia menjelaskan pada paruh kedua proses pencocokan data ini pihaknya akan menggunakan sistem serupa. Bagi warga yang masih menolak maka tidak akan dilakukan paksaan. Namun, akan ada penambahan sejumlah kecil personil keamanan yang mendampingi tim penilai di Dusun Sidorejo dan Kragon.
“Sebelumnya 10 tapi akan jadi 18 orang petugas polisi nanti di Sidorejo,”ujarnya, Minggu (8/5/2016)
Uswatun mengatakan penambahan pengaman tersebut dilakukan karena terus adanya penolakan dari warga penolak bandara. Selain itu, dalam sejumlah kasus pemilik lahan tidak bersedia data karena takut kepada warga penolak bandara tersebut. Padahal, menurutnya kehadiran pemilik lahan sangat membantu timnya untuk menilai dengan detail.
Lebih lanjut, tim penilai juga akan didampingi oleh petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulonprogo sejumlah 10 orang. Petugas ini akan membantu tim penilai untuk mengukur luas bangunan yang akan dinilai. Uswatun menguraikan bahwa sebagian kecil data yang disediakan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak mencakup detail luas dan jumlah keseluruhan bangunan.
Dengan progres penilaian di minggu pertama, diperkirakaan proses appraisal ini akan bisa diselesaikan tepat waktu. Meski demikian, Uswatun menyebutkan bahwa pada hari terakhir proses appraisal akan dilakukan penilaian akan data fasos fasum di lima desa terdampak tersebut. Proses penilaian yang khusus akan dilakukan oleh tim teknik sipil ini sebelumnya hanya mendata secara umum aset berupa jalan, jembatan, dan talud yang akan terdampak bandara.
“Nanti hari terakhir kita detailkan fasos fasumnya,”jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laga pamungkas Liverpool vs Brentford jadi momen perpisahan Mohamed Salah di Anfield sekaligus penentu tiket Liga Champions skuad Arne Slot.
VinFast digugat di AS terkait proyek pabrik EV di North Carolina setelah penundaan dan dugaan pelanggaran kesepakatan investasi.
Gala dinner di Candi Sewu tutup rangkaian KLIC Fest 2026 dengan pesan persahabatan internasional. Klaten kini makin mantap sebagai destinasi sport tourism dunia
Meta meluncurkan Forum, aplikasi khusus Facebook Groups mirip Reddit dengan fitur AI dan feed bebas iklan serta konten viral.
Dana cukai tembakau untuk Gunungkidul turun jadi Rp1,48 miliar pada 2026. Rokok ilegal diduga memicu penurunan penerimaan negara.