Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Ilustrasi uang tunai rupiah. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)
Investasi Kulonprogo menjadi menarik dengan akan dibangunnya bandara
Harianjogja.com, JOGJA-BPR Shinta Putra Pengasih siap menghadapi persaingan perbankan di daerah Kulonprogo. Adanya bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) nanti, membulatkan tekad BPR yang lahir sejak 1996 ini untuk membuka kantor kas baru di dekat bandara tersebut.
Bandara baru di Kulonporogo diyakini menjadi magnet bagi investor untuk menanamkan modalnya. Pun dengan BPR-BPR yang akan masuk dan bersaing di Kulonprogo.
“Kami sedang menyiapkan kantor kas baru di Temon. Kami siap berekspansi menyambut investor di Kulonprogo,” kata Direktur Utama BPR Shinta Putra Pengasih Wulfram Margono, baru-baru ini.
Saat ini BPR yang berkantor pusat di Jl. Mandung Km 0,5 Terbah, Pengasih, Kulonprogo ini memiliki dua kantor kas yang tersebar di Kalibawang dan Brosot Galur.
Pria yang akrab disapa Argo ini mengatakan, pertambahan kantor kas BPR sudah mulai bermunculan di Kulonprogo. Hal ini tentu semakin menggerus pasar BPR Shinta Putra Pengasih jika tidak ada upaya ekspansi pertambahan kantor kas.
BPR Shinta Putra Pengasih sendiri telah menorehkan prestasi gemilang dengan berhasil menutup kerugian yang dialami sejak 2011. Argo mengatakan, pada tahun 2011, BPR ini sempat menanggung rugi sebesar Rp1,5 miliar.
Berkat kerja keras seluruh karyawan, Direksi dan Komisaris BPR Shinta Putra Pengasih dan didukung oleh produk yang ditawarkan kepada nasabah berupa Simpanan Masa Depan (SIPMAS), perlahan-lahan BPR Shinta Putra Pengasih mulai membaik. SIPMAS merupakan sebuah produk bank dengan sistem arisan yang telah diikuti sebanyak 39 grup atau masing-masing grup sebesar 200 rekening.
Argo mengatakan, produk ini banyak diminati masyarakat. Kontribusinya pun mampu untuk mengembangkan penyaluran kredit dan berujung untuk menutup kerugian yang dialami BPR Shinta Putra Pengasih.
“Kontribusinya [produk SIPMAS] Rp250 juta per bulan,” kata Argo. Berkat produk ini, pada tahun 2014, BPR Shinta Putra Pengasih mampu menutup kerugiannya dan meraup untung.
Pada tahun 2011, aset yang dimiliki sebesar Rp16 miliar dan OSC sebesar Rp14 miliar dan dengan angka Non Perfoarming Loan (NPL) net sebesar 18%. Sedangkan per April 2016, aset bank sudah naik menjadi Rp34,1 miliar dan NPL net tinggal 1,9%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
PPIH Arab Saudi melarang jamaah haji Indonesia lempar jumrah pukul 10.00-14.00 WAS demi keselamatan di tengah cuaca panas dan kepadatan.
Empat anggota keluarga ditemukan tewas saat camping di Temanggung. Polisi menyelidiki dugaan keracunan makanan barbeque.
Rute penerbangan Jember-Surabaya kembali dibuka mulai 1 Juni 2026 untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi Tapal Kuda.
Relawan Katolik membantu pengamanan Salat Iduladha 1447 H di Bantul, Sleman, dan Kulonprogo sebagai simbol toleransi lintas iman di DIY.
Film Disclosure Day karya Spielberg dipuji sebagai yang terbaik dalam 20 tahun, tampilkan Emily Blunt memukau dan cerita UFO penuh misteri.