Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Pilkada Jogja, sejumlah partai menyatakan koalisi
Harianjogja.com, JOGJA -- Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kota Jogja memastikan berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwalkot) Jogja 2017 mendatang. Bahkan koalisi ini rencananya dideklarasikan pada pertengahan bulan ini.
“Koalisi kita sudah fix dengan PKS,” kata Sekretaris DPC Gerindra Kota Jogja, Haryanto, saat dihubungi Senin (9/6/2016). Haryanto mengaku partainya bersama PKS sudah menandatangani nota kesepahaman atau MoU dalam koalisinya, “Tinggal deklarasi pertengahan bulan ini,” ucap dia.
Siapa yang akan diusung bakal calon kedua partai tersebut, Haryanto mengaku masih dalam penggodokan. Internal Gerindra juga akan memanggil tujuh nama yang sempat mengambil formulir pendaftaran calon walikota dan wakil walikota. Ia menyebut ketujuh nama-nama itu adalah Haryadi Suyuti, Kanjeng Pangeran Hario (KPH) Wironegoro, Sauqi Suratno, Sinarbiat Nurjanat, HeriawanEmir Nuswantoro, dan Thomas.
Menurut dia, ketujuh nama itu akan dipanggil DPC Gerindra untuk menyampaikan visi misinya dan konsep pembangunan Kota Jogja. Pihaknya juga tidak ingin bakal calon yang hanya sekadar mendaftar tanpa memiliki visi jelas. Jika di antara ketujuh nama itu tidak hadir saat dipanggil pekan depan, kata Haryanto, otomatis akan dicoret.
Haryanto yang juga ketua tim pemenangan Partai Gerindra ini berharap dalam waktu dekat sudah ada calon yang akan diusung bersama PKS. “Untuk calon yang akan diusung bersama akhir bulan kita umumkan,” ujar dia. Haryanto menambahkan selain berkoalisi dengan PKS, Gerindra masih membuka untuk berkoalisi dengan partai lain. Salh satu partai yang tengah didekati adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Sementara Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Jogja, Muhammad Syafi’i saat dimintai konfirmasi belum mau membuka teman koalisinya. Namun, ia juga tidak membantah dibilang berkoalisi dengan Gerindra, “Arah koalisi akan diumumkan bulan ini,” ujar Syafi’i.
Pihaknya juga masih membuka diri berkomunikasi dengan partai-partai lainnya. Sebelumnya, Ketua Tim Pemenangan DPC PKS Kota Jogja, Bambang Anjar Jalumurti mengatakan PKS sudah satu visi dengan Gerindra.
Bambang menyatakan partainya tidak akan memaksakan diri mengusung bakal calon dari internal partai, namun lebih mengedepankan tokoh yang memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam membangun Kota Jogja. Popularitas tokoh yang berpotensi menang dalam pilwalkot juga menjadi pertimbangan.
“Kami ingin membangun kendaraannya dulu, membangun koalisi besar, baru kemudian memunculkan calon," kata Bambang, Selasa (12/4/2016) lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Febrie Adriansyah diperiksa hampir 7 jam dan dicecar soal Tan Kian. Kuasa hukum menyebut Febrie tegas membantah menerima uang dari Tan Kian.
Jalan Baru Kretek-Girijati sepanjang 5 Km mulai uji coba open traffic 14-20 September 2026 dengan pembatasan kendaraan dan jam operasional.
Keterkaitan Boy Thohir dengan MGLV tercatat melalui PT Trinugraha Thohir yang memiliki 2,25% saham serta PT Trinugraha Thohir Harmoni sebesar 4,86%.
DPRD DIY meminta DTSEN tidak diterapkan kaku karena data bansos harus diuji dengan kondisi riil warga, termasuk pekerja informal dan pengguna pinjol.
Gus Kikin memastikan tetap menjaga kedekatan dengan PWNU Jatim meski lebih banyak bertugas di Jakarta sebagai Ketua Umum PBNU 2026–2031.