Pilot Lion Air Mogok, YLKI Serukan Kompensasi Penumpang Harus Sesuai Aturan

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Rabu, 11 Mei 2016 16:20 WIB
Pilot Lion Air Mogok, YLKI Serukan Kompensasi Penumpang Harus Sesuai Aturan

Pilot Lion Air mogok mendapat sorotan dari YLKI.

Harianjogja.com, JOGJA -- Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan, Pemerintah dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) harus memberikan teguran sekeras-kerasnya pada managemen Lion karena menelantarkan konsumen, apapun alasannya.

(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/05/10/pilot-lion-air-mogok-5-bandara-ikut-rasakan-dampak-717943">Pilot Lion Air Mogok, 5 Bandara Ikut Rasakan Dampak)

"Managemen Lion harus memberikan kompensasi yang setimpal atas kerugian konsumen, bukan hanya sekadar memberikan kue atau makanan, tetapi juga refund ticket, hotel, dan lain-lain sesuai regulasi yang ada," ujar dia dalam rilisnya, Selasa (10/5/2016).

YLKI juga meminta Pemerintah untuk tidak jor-joran dalam memberikan izin operasional pada Lion, seperti membuka rute baru, menambah jadwal baru, termasuk menambah pesawat baru. Pemerintah harus mengaudit kapasitas sumber daya Lion, terutama pilot dan crew yang lain.

"Pidanakan pilot yang mogok dan cabut izin terbangnya, karena aksi mogok bisa berdimensi terhadap keselamatan penerbangan. Mogok merupakan wujud malpraktek profesi pilot," ungkap dia.

(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/05/10/pilot-lion-air-mogok-izin-rute-baru-terancam-batal-718135">Pilot Lion Air Mogok, Izin Rute Baru Terancam Batal)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis