PERTUMBUHAN EKONOMI : Target Inflasi 4±1%, Kios Segoro Amarto Didirikan di Beringharjo
Taman dengan tulisan besar di Pasar Beringharjo menjadi titik untuk berfoto. (Istimewa)
Pertumbuhan ekonomi DIY untuk inflasi terus dijaga.
Harianjogja.com, JOGJA -- Stabilnya tingkat inflasi mampu mendukung pertumbuhan perekonomian yang kondusif dengan daya beli konsumen yang terjaga.
Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Hilman Tisnawan menyampaikan dalam rangka menjaga harga pada kisaran wajar sehingga inflasi terkendali, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Jogja berinisiatif mendirikan kios pengendalian harga komoditas pangan yang dinamakan Kios Segoro Amarto di Pasar Beringharjo, Jogja.
Kios Segoro Amarto, lanjutnya, merupakan hasil kerja sama Pemkot Jogja, Bank Indonesia, Perum Bulog Divre DIY serta PT Bank Pembangunan Daerah DIY dalam rangka menyediakan komoditas bahan pangan dengan harga yang stabil dan terkendali.
"Kios Segoro Amarto diharapkan dapat menjadi price reference bagi pedagang dan konsumen, baik di Pasar Beringharjo maupun pasar tradisional dan pasar modern yang ada di Jogja," katanya seperti dikutip melalui rilis yang Harianjogja.com, terima pada Kamis (12/5/2016).
Rencana, Kios Segoro Amarto dibuka resmi pada Sabtu (14/5/2016) di lantai satu Sisi Timur Pasar Beringharjo, Jogja. Pembukaan Kios Segoro Amarto tidak dimaksudkan menjadi pesaing bagi pedagang yang ada di pasar.
Pada tahap awal, kios akan dibuka setiap hari Sabtu dan Minggu. Komoditas yang akan dijual adalah beras kualitas premium dan medium, minyak goreng dan gula pasir. Ke depan, komoditas yang akan dijual akan mencangkup komoditas-komoditas strategis dan komoditas penyumbang inflasi lainnya.
Melalui upaya tersebut, diharapkan inflasi DIY dapat terjaga pada level 4±1%, sesuai target inflasi tahun 2016.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share