PENATAAN MALIOBORO : Kompetisi Maskot untuk Gaungkan "Love Malioboro: Come, Visit, and Shop"

Jum'at, 13 Mei 2016 08:20 WIB
PENATAAN MALIOBORO : Kompetisi Maskot untuk Gaungkan "Love Malioboro: Come, Visit, and Shop"

Menteri Perdagangan Australia Andrew Robb saat menaiki andong untuk keliling kawasan Malioboro, Jogja, Selasa (17/11/2015)(JIBI/Harian Jogja/Abdul Hamied Razak)

Penataan Malioboro turut didukung paguyuban setempat.

Harianjogja.com, JOGJA -- Paguyuban Kawasan Malioboro (PKM) berencana menggelar kompetisi desain maskot kawasan Malioboro. Maskot ini nantinya akan menjadi ciri khas baru sekaligus mendukung promosi kawasan Malioboro.

(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/05/12/penataan-malioboro-pkm-akan-gelar-kompetisi-maskot-718885">PENATAAN MALIOBORO : PKM Akan Gelar Kompetisi Maskot)

Ketua Presidium PKM Sujarwo Putra menjelaskan dalam kompetisi ini, dewan juri yang terdiri dari unsur pakar sejarah, budaya, seni, desain dan pariwisata akan memilih lima maskot terbaik dari seluruh karya yabg masuk. Lima karya terbaik selanjutnya akan dipilih melalui voting oleh masyarakat umum. Maskot dengan popularitas tertinggi akan menjadi maskot Malioboro yang resmi.

Kegiatan MMC ini menurut Sujarwo merupakan bagian dari Gerakan Love Malioboro: Come, Visit, and Shop, yang diluncurkan beberapa waktu lalu. Lewat gerakan ini PKM berusaha kembali menarik perhatian dan meningkatkaan kecintaan publik untuk kembali berkunjung dan berwisata di Malioboro.

"Nanti maskot ini tak hanya mendukung promosi Malioboro, tapo bisa juga jadi desain baru untuk suvenir khas Malioboro," imbuh dia.

Anggota DPD RI sekaligus pembina PKM Hafidz Asrom menuturkan sebagai jantung Jogja, upaya apapun dari masyarakat untuk perkembangan kawasan ini mestinya bisa mendapatkan dukungan. Apalagi selama ini citra Malioboro sebagai kawasan wajib dikunjungi di Jogja sudah melekat dengan erat. Wisatawan pun seakan belum puas bila tak mampir Malioboro saat datang ke Jogja.

"Jadi selain maskot di Malioboro bisa diisi juga dengan berbagai kegiatan menarik, yang terpenting seluruh pelaku kegiatand i Malioboro harus rukun dan menjaga kenyamanan pengunjung," kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online