BUNUH DIRI JOGJA : Diduga Putus Cinta, Mahasiswa Stikes Nekat Gantung Diri di Kos

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jum'at, 20 Mei 2016 16:21 WIB
BUNUH DIRI JOGJA : Diduga Putus Cinta, Mahasiswa Stikes Nekat Gantung Diri di Kos

Ilustrasi gantung diri (Dok/JIBI)

Bunuh diri Jogja dilakukan seorang mahasiswa

Harianjogja.com, JOGJA-Seorang mahasiswa asal Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Benedikdus Berri Perdana, 22, ditemukan tewas gantung diri di indekosnya di Kampung Kepuh, Kelurahan Klitren, Kecamatan Gondokusuman, Jumat (20/5/2016).

Mahasiswa semester akhir Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bethesda Jogja itu nekat gantung diri diduga karena persoalan asmara.

"Ada saksi yang memberi keterangan sebelumnya korban diputuskan oleh kekasihnya," kata Kapolsek Gondokusuman, AKP Eko Basunando.

Eko mengatakan jenazah korban pertama kali diketahui sudah menggantung di atas tangga depan indekos dengan seutas tali plastik oleh teman korban Yoga dan Kopeetino Lambo, sekitar pukul 06.30 WIB saat akan masuk indekos yang kamarnya berdampingan dengan kamar korban.

Saat ditemukan korban hanya mengenakan celana panjang jeans. Kepolisian dan tim medis dari Puskesmas Gondokusuman langsung melakukan identifikasi jenazah korban di lokasi setelah mendapat laporan warga.

Dari hasil identifikasi, kata Eko, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan, "Korban murni gantung diri," katanya. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Sardjito.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online