Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
Kasus korupsi Kulonprogo di Desa Bendungan Kecamatan Wates masih dalam penyelidikan
Harianjogja.com, KULONPROGO -Delapan kepala dusun di Desa Bendungan, Wates, Kulonprogo dimintai keterangan sebagai saksi atas dugaan tindak korupsi di Polres Kulonprogo, Selasa (24/5/2016).
Pemeriksaan tersebut terkait dengan dugaan penyalahgunaan dana alokasi desa (DAD) tahun 2014.
Kanit III Satreskrim Polres Kulonprogo, Ipda Cakra mengatakan bahwa total ada 12 kepala dusun yang akan dimintai keterangan.
“Sudah dua kali pemeriksaan,empat dukuh diperiksa pada pekan lalu,” jelasnya.
Hingga kini pihaknya masih mendalami kasus tersebut untuk menentukan adanya tindakan kriminal atau tidak.
Awal mula kasus tersebut yakni adanya laporan mengenai dana sejumlah Rp5juta yang tidak disalurkan sebagaimana mestinya. Dana tersebut kemudian digunakan untuk kepentingan lainnya.
Padahal, dana yang bersumber dari anggaran DAD 2014 ini disalurkan melalui kepala dusun untuk kepentingan pembangunan fisik dusun.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Bendungan, Mujiyo mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada permasalahan terkait penggunaan dana tersebut. Dana tersebut digunakan untuk melunasi tunggakan angsuran pembangunan gedung balai desa Bendungan kepada pihak ketiga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.