HARGA KEBUTUHAN POKOK : Harga Bahan Pangan Melambung, Semua Mengeluh

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Rabu, 01 Juni 2016 16:14 WIB
HARGA KEBUTUHAN POKOK : Harga Bahan Pangan Melambung, Semua Mengeluh

Pedagang grosir Pasar Beringharjo Tinem menunggu dagangannya di kiosnya, Senin (9/5/2016). Saat ini banyak komoditas yang mengalami kenaikan harga. (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)

Harga kebutuhan pokok melambun jelang Bulan Puasa

Harianjogja.com, JOGJA-Lima hari jelang puasa, pedagang dan pembeli di pasar tradisional banyak mengeluh. Penyebabnya hampir sebagian besar harga kebutuhan pangan naik.

Tidak sedikit pedagang yang mengeluh keuntungannya menipis karena pembeli mengurangi porsi belanja.

Kebutuhan pangan yang mengalami kenaikan di antaranya minyak goreng, bawang merah, bawang putih, gula jawa, telur, dan daging ayam broiler. Minyak goreng curah naik dari Rp11.000 menjadi Rp12.000 per kilogram (kg), sementara minyak goreng kemasan literan kenaikannya berkisar Rp300-Rp500 per kemasan.

Harga bawang merah dan bawang putih saat ini imbang. Pedagang di Pasar Demangan bernama Lina menjual dua komoditas pangan tersebut dengan harga Rp40.000 per kg.

"Bawang merah itu sempat turun Rp35.000 lalu seminggu ini naik jadi Rp40.000. Bawang [bawang putih] juga [naik], sempat turun di bawah Rp30.000 sekarang sama [harga bawang merah Rp40.000]," kata dia, Rabu (1/6/2016).

Sementara gula jawa juga ikut terkerek. Tiga hari yang lalu hanya Rp15.000, Rabu kemarin dijual Rp17.000 per kg. "Sekarang kalau dari penyetor saja Rp15.000 masak ya kita jualnya sama. Nggak untung lah," ucapnya.

Gula jawa murni juga mengalami kenaikan dari Rp19.000 menjadi Rp20.000. Lina memprediksi, masuk bulan Ramadhan nanti harga gula jawa murni akan terus naik.

Kebutuhan pangan untuk lauk pauk seperti telur juga tinggi. Rabu kemarin harga telur ayam broiler naik menjadi Rp24.000 dari sebelumnya hanya Rp23.000 per kg. Lina mengatakan, berdasarkan pengalaman, harga telur naik ketika daging ayam juga naik.

Ketika dikonfirmasi pada pedagang daging ayam, harga daging ayam broiler memang sudah naik. "Naik dari Rp30.000 jadi Rp32.000. Biasalah, mau puasa," ujar Krisnawati, pedagang daging ayam di Pasar Demangan.

Kenaikan harga ini sudah cukup terasa dampaknya. Biasanya persediaan 50 potong ayam habis mendekati jam 10.30 WIB tapi saat Harianjogja.com berkunjung ke kiosnya pada jam yang sama, belasan ingkung ayam masih belum terjual.

"Memang jadi sepi ini yang beli," kata dia. Oleh karena itu agar tidak banyak menanggung rugi, pada bulan puasa nanti ia akan mengurangi stok dagangan sebanyak 30%.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online