SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ilustrasi pegawai negeri sipil (PNS). (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Reformasi birokrasi dengan merumahkan PNS dianggap tidak sesuai diterapkan di Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN- Jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di Sleman dipastikan akan terus berkurang.
Kepastian ini, setelah 266 PNS terhitung mulai 1 Juli hingga 1 Desember 2016 menerima surat keputusan (SK) purnatugas. Namun Pemkab Sleman sampai saat ini belum mendapat kriteria PNS yang akan dirumahkan oleh pemerintah pusat.
Sebanyak 266 PNS saat ini menerima SK purnatugas. Rinciannya, 48 PNS pensiun pada Juli, 50 PNS (Agustus), 45 PNS (September), 41 PNS (Oktober), 38 PNS (November) dan 35 PNS (Desember).
Paling banyak PNS yang pensiun berasal dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), yakni 198 PNS. Sisanya tersebar di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab.
Bupati Sleman Sri Purnomo melihat komposisi antara jumlah PNS dan penduduk di Sleman yang mencapai 1 juta lebih memang kurang ideal. Terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.
Menurutnya, idealnya satu PNS melayani 50 penduduk. Sementara di Sleman sekarang satu PNS melayani 87 warga. “Saat ini PNS Sleman sekitar 12.000, mestinya dengan jumlah penduduk lebih dari satu juta, jumlah PNS idealnya sekitar 20.000,” paparnya.
Kepala badan kepegawaian daerah (BKD) Sleman Iswoyo Hadiwarno menambahkan, hingga sekarang Pemkab belum mendapat kriteria PNS yang akan dirumahkan. Pemkab Sleman sendiri, katanya masih kekurangan 1.345 PNS.
Dari jumlah itu, paling banyak PNS untuk tenaga teknis, yakni 563 formasi, disusul tenaga pendidik 450 formasi dan tenaga medis 332 formasi. Pemkab Sleman sendiri tahun ini mengusulkan 1250 formasi CPNS ke pusat.
"Jika PNS dirumahkan oleh Pemerintah Pusat, maka jumlah PNS akan tambah berkurang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Raul Fernandez meraih podium kedua MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika. Ia menyebut mentalitas kuat dan dukungan tim menjadi kunci keberhasilannya.
Kemlu menegaskan penanganan karhutla sesuai kesepakatan ASEAN. BNPB mencatat pemadaman masih menyasar 156 hektare lahan di lima provinsi.
KAI Daop 4 Semarang mencatat volume angkutan barang 269.723 ton pada Januari-September 2026, tumbuh 21,66 persen dibanding tahun lalu.
Hiromu Tanaka mencetak dua gol saat PSS Sleman menang 3-0 atas PSM Makassar. Ia menyebut kondisi fisik dan mental tim menjadi kunci.
AKBP Rosana Albertina Labobar resmi menjadi Kapolres Gunungkidul menggantikan AKBP Damus Asa. Ia memperkenalkan konsep Ngopeni untuk memperkuat pelayanan kepada