Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Ilustrasi pemilihan umum kepala daerah (JIBI/Harian Jogja/Istimewa)
Pilkada Jogja, hasil survei ditunggu-tunggu partai.
Harianjogja.com, JOGJA -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Jogja masih menunggu survei elektabilitas semua bakal calon walikota dan wakil walikota. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD PKS Kota Jogja Bambang Anjar Jalumurti mengatakan hasil survei jadi pertimbangan utama dalam menentukan pasangan calon yang akan diusung PKS.
"Kami realistis saja, siapa bakal calon yang elektabilitasnya tinggi dan berpotensi menang itu yang kami dukung," kata Bambang di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja, Senin (13/6/2016)
Sikap ini diakui Bambang setelah keluarnya intruksi dari PKS pusat agar PKS Kota Jogja memenangkan pilwalkot 2017 mendatang. Karena itu, kata dia, rencana membangun koalisi besar pun perlu dukungan survei bakal calon yang bersifat obyektif.
Sambil menunggu hasil survei, Bambang mengatakan, DPD PKS Kota Jogja juga masih menjalin komunikasi dengan partai yang akan diajak berkoalisi, di antaranya Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Golkar.
Menurutnya, semua partai masih sibuk di internalnya masing-masing, termasuk PKS. Sehingga ia memastikan hingga saat ini belum ada keputusan deklarasi koalisi. Dalam koalisi nanti, pihaknya juga akan mempersiapkan kader internal untuk maju menjadi bakal calon.
Ketiganya yakni Zuhrif Hudaya, Basuki Abdurrahman, dan Dwi Budi Utomo. Ketiganya muncul dari hasil penjaringan bakal calon yang dilakukan internal PKS beberapa waktu lalu. Mereka pun diminta untuk bergerak ke masyarakat.
Jika hasil survei menyatakan elektabilitas kader PKS masih dibawah bakal calon lain, ujar Bambang, PKS legowo mendukung kader eksternal. Namun sampai saat ini dia masih optimis.
Anggota Komisi A DPRD Kota Jogja ini kembali menekankan meski partainya membidik kemenangan dalam pilwalkot ini, namun tanpa ninggalkan kriteria calon pemimpin punya komitmen dalam pembangunan Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Jadwal KRL Solo-Jogja September 2026 relasi Palur–Tugu Jogja lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.00 WIB hingga perjalanan terakhir malam.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
GPI 2026 menempatkan Islandia sebagai negara paling damai dan Rusia paling tidak damai. Indonesia berada di peringkat ke-69 dunia.
Komisi C DPRD DIY berharap Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat untuk 2027 naik minimal 10%. Tambahan dana tersebut dinilai dibutuhkan untuk menutup k
Hindari malware di Android dengan mengunduh aplikasi dari sumber resmi, memeriksa izin akses, dan mengaktifkan Google Play Protect.