BANDARA KULONPROGO : Bupati Akui Minta Bantuan Pakualaman, Ini Alasannya

Kamis, 23 Juni 2016 08:55 WIB
BANDARA KULONPROGO : Bupati Akui Minta Bantuan Pakualaman, Ini Alasannya

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo [kiri] dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo, Isnaini bersama-sama menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) sebagai syarat pencairan anggaran dana pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2017, Jumat (29/4/2016). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)

Bandara Kulonprogo, Pakualaman memberikan solusi bagi warga.

Harianjogja.com, JOGJA – Bupati Kulonprogo Hassto Wardoyo beberapa waktu lalu membenarkan pihaknya berencana meminta bantuan Pura Pakualaman untuk relokasi warga terdampak Bandara Kulonprogo.

Pasalnya Pura memiliki banyak opsi lahan PAG di Kulonprogo yang ideal untuk merelokasi warga terdampak. Selain itu PAG di Temon dinilai cuku strategis karena berada dekat dengan stasiun Kedundang yang akan dibuka sebagai stasiun transit menuju bandara baru.

Alasan lainnya, PAG dipilih karena Pemkab Kulonprogo untuk menekan biaya. Pasalnya bila harus membeli tanah di lokasi baru mereka akan terbebani dengan biaya yang tinggi.

“Kalau konsepnya kami menawarkan konsep magersari, jadi warga tidak dapat tanah dengan gratis, tetapi bisa menempati lahan yang ada,” kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online