PEMKAB BANTUL : Wow, Ubah Wajah Kota Butuh Dana Rp22 Miliar
Petugas DKP Solo melakukan pemangkasan pohon di Jl Reksoniten, Gajahan, Solo, Rabu (29/1). Pemangkasan tersebut untuk mengurangi beban saat hujan dan angin menerpa
Pemkab Bantul menganggarkan miliaran rupiah untuk perubahan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.
Harianjogja.com, BANTUL- Proyek perubahan wajah Kota Bantul di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman bakal menelan anggaran daerah senilai Rp22 miliar. Pembangunan dimulai dengan pemangkasan pohon.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berencana mengubah tampilan Jalan Jenderal Sudriman yang merupakan pusat Kota Bantul. Jalan yang membentang dari perempatan Klodran Masjid Agung hingga ke perempatan Ghose itu bakal dibagi dalam dua median. Tujuannya memisahkan antara pengguna jalan yang datang dari utara dan dari selatan. Saat ini hanya ada satu ruas jalan tanpa pembatas.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bantul Heru Suhadi mengatakan, pembangunan jalan tersebut diperkirakan memakan biaya Rp22 miliar. Menurut dia, banyak pekerjaan yang dilakukan untuk mengubah jalan tersebut. Pertama memangkas dahan dan menebang pohon yang ada di kiri kanan jalan. Pemangkasan pohon kini tengah berlangsung.
Lalu meratakan jalan yang telah menggelembung akibat akar pohon yang menjalar. Pemerataan jalan dengan aspal atau disebut overlay itu kini mulai berlangsung. Selanjutnya, dibangun pembatas di tengah jalan. Bagian pembatas jalan akan ditanami pohon perindang.
“Itu biayanya diperkirakan Rp22 miliar, termasuk overlay,” ungkap Heru Suhadi, Kamis (23/6/2016). Ia menargetkan untuk pembangunan dua median jalan baru dikerjakan di 2017 setelah sebagian besar anggaran disetujui.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share