Viral Kasus Shinta Komala Libatkan Anggota, Polda DIY Turun Tangan
Polda DIY menerjunkan tim asistensi untuk mengawal kasus Shinta Komala yang viral dan menyeret oknum anggota polisi di Sleman.
Ilustrasi jalan rusak
Infrastruktur Jogja yang diperbaiki swadaya direspon.
Harianjogja.com, JOGJA – Komunitas Jogja Nyah-Nyoh (JNN) merespon positif tanggapan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) I Ketut Darmawahana merasa terlecehkan ulah komunitas-komunitas yang berinisiatif menambal lubang di jalanan.
Tumenggung JNN Ardetya Eka Sunu menuturkan di satu sisi mereka senang dengan tanggapan Ketut. Pasalnya reaksi itu mengindikasikan aksi mereka selama ini dipantau oleh pihak-pihak yang berkewajiban memperbaiki jalan. Terlebih aksi mereka selama ini dilakukan sebagai bentuk kritik atas pemerintah yang terkesan abai dengan kondisi jalan. Selain itu aksi tambal jalan itu juga berangkat dari keresahan pengguna jalan yang merasa keselamatannya terancam dengan banyaknya lubang di jalanan.
Namun di sisi lain dia menilai reaksi Ketut berlebihan.
“Kita inginnya enggak jauh-jauh sampai ke Balai Besar, langkah kami hanya ingin mengajak masyarakat lebih respon dengan lingkungannya, syukur kalau pemerintah kota atau kabupaten menanggapi,” kata dia Kamis (30/6/2016).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY menerjunkan tim asistensi untuk mengawal kasus Shinta Komala yang viral dan menyeret oknum anggota polisi di Sleman.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Rektor menekankan pentingnya kolaborasi dan kemampuan bekerja sama dalam menghadapi kompleksitas dunia modern. Keberhasilan lahir dari kerja tim, jejaring.