Sejarah Gunung Anak Krakatau, Lahir dari Reruntuhan 1883 hingga Kisah Tsunami
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
Ilustrasi macet musim mudik Lebaran. (JIBI/Solopos/Antara/Rosa Panggabean)
Info mudik 2016 mengenai arus lalu lintas di Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN - Sejumlah ruas jalur di Sleman terpantau ramai lancar pada H-2 lebaran, Senin (4/7/2016).
Kepolisian mendeteksi jumlah kendaraan ada peningkatan tetapi tidak menimbulkan kemacetan parah.
Pantauan Harianjogja.com, sejumlah ruas yang menjadi langganan kemacetan, seperti simpang empat Ringroad Kenthungan, Ringroad Monjali, Ringroad Gamping hingga Ringroad Maguwoharjo kendaraan tidak terjadi kemacetan panjang pada Senin (4/7/2016) siang.
Begitu juga dengan kawasan Jombor Mlati, Sleman lalu lintas rame lancar dan tidak ada penumpukan karena jalan sudah dilebarkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
Pameran buku di Jogja semakin marak, tetapi penjualan belum tentu meningkat. Penyelenggara menyebut pengunjung terbagi dan daya beli menurun.
Kementerian PU membangun lapangan sepak bola standar internasional di 25 Sekolah Rakyat lengkap dengan jogging track dan fasilitas olahraga.
Pemkot Jogja diminta mencermati sungai dan bantaran rawan banjir serta memastikan talut dan sedimentasi ditangani sebelum musim hujan.
Polda Jateng melacak 88 anak dengan kelainan kaki bawaan CTEV untuk memastikan mendapat penanganan medis sesuai kebutuhannya.
Mengenal PM10 dan PM2.5 dalam abu vulkanik serta dampaknya bagi kesehatan pernapasan dan cara mengurangi risiko paparannya.