Siswi Sekolah Rakyat Sragen Meninggal, Sempat Demam dan Kejang
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Salah satu pengunjung di Pantai Parangtritis yang menggunakan jasa pijat. Memasuki musim libur panjang seperti saat ini banyak warga sekitar pantai yang menawarkan jasa pijat kepada para pengunjung Pantai Parangtritis, Kamis (7/7/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Wisata Bantul, layanan jasa pemijatan dan persewaan mendulang keuntungan.
Harianjogja.com, BANTUL -- Persewaan payung dan jasa pijat di Pantai Parangtritis laris diminati pengunjung saat libur lebaran kali ini.
Hingga siang hari, terlihat semua payung dan tikar yang disewakan disepanjang pinggir pantai penuh digunakan oleh para wisatawan.
Salah satu pengunjung Purwanto mengatakan, dikarenakan cuaca yang sangat panas membuatnya mau untuk menyewa payung dan tikar untuk digunakan bersama keluarganya.
"Memang sudah sengaja tidak membawa payung dari rumah dan berencana pinjam di sini daripada ribet," katanya, Kamis (7/7/2016).
Selain persewaan payung dan tikar, ternyata banyak juga warga sekitar Pantai Parangtritis yang kemudian menawarkan jasa pijat langsung di lokasi pinggir pantai.
Sebenarnya jasa ini tidak setiap hari ditawarkan. Banyaknya jumlah pengunjung mendorong warga sekitar menawarkan jasa pijat.
Tukang pijat bernama Wahyudi, mengatakan sehari-hari hanya beternak sapi, tetapi memiliki keahlian memijat. Bermodal keahlian ini, dia beserta warga lain menawarkan jasa pijat kepada wisatawan yang berkunjung ke Pantai Parangtritis.
"Tahun kemarin juga iya, karena saat libur lebaran kan biasanya ramai dan banyak pengunjung yang mungkin capek makanya kami menawarkan jasa pijat," ujarnya.
Dengan bermodalkan tikar dan minyak urut dalam sehari saat hari libur seperti saat ini Wahyudimendapat penghasilan mencapai Rp500.000
"Untuk tarifnya Rp20.000 per 15 menit, kalau ramai seperti ini ya sehari bisa memijit 15-20 orang sampai sore nanti,"katanya.
Selain itu jasa persewaan payung yang ada di sepanjang pinggir pantai disewakan dengan tarif Rp25.000 per pemakaian.
Pemilik persewaan payung Sri Wahyuni, menambahkan saat musim liburan seperti ini persewaan payung banyak dicari. Dia mengaku harus menambah setidaknya sepuluh payung baru untuk disewakan di musim liburan kali ini.
"Karena banyaknya minat wisatawam biasanya meski penuh masih banyak yang cari, jadi kemarin saya hutang di Bank untuk modal beli payung supaya bisa untuk modal lagi mencari uang," ujar Sri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Penumpang KA Bandara YIA PSO mencapai 1,23 juta orang hingga Agustus 2026, naik 2,97% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Tim SAR masih mendalami temuan pelampung di wilayah Gunung Anak Krakatau yang diduga berkaitan dengan lima jurnalis hilang kontak.
UMKM Bantul, Injapan Corporation, telah delapan kali mengirim cabai beku ke Jepang dengan akumulasi transaksi mendekati Rp1 miliar.
Mulai Oktober 2026, warga Indonesia usia 17 tahun ke atas akan dibukakan rekening BRI untuk penyaluran bantuan pemerintah.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.