PENDIDIKAN JOGJA : Sekolah Jangan Terlalu Banyak Terima Siswa Afirmasi

Uli Febriarni
Uli Febriarni Rabu, 20 Juli 2016 23:55 WIB
PENDIDIKAN JOGJA : Sekolah Jangan Terlalu Banyak Terima Siswa Afirmasi

Ilustrasi pelajar SMA. (JIBI/Solopos/Antara)

Pendidikan Jogja, keragaman terus ditanamkan.

Harianjogja.com, JOGJA -- Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kadarmanta Baskara Aji mengatakan meski mendapatkan kesempatan mendidik siswa program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM), sekolah diimbau tidak terlalu banyak menerima siswa program tersebut.

Sebab ada kemungkinan siswa peserta program Adem mengajukan pindah dari sekolah awal ke sekolah lain sebagai tempat menimba ilmu selama program Adem berjalan.

Program ini disebutnya bertujuan memberikan kesempatan anak-anak asal Papua mendapatkan peningkatan kapasitas dan kompetensi belajar. Sekaligus, tambah dia, mempelajari kehidupan dan tradisi Jogja dengan benar dan optimal.

"Kalau dalam satu sekolah terlalu banyak siswa Papua peserta program, sangat disayangkan, nanti mereka sama saja akan banyak berkumpul dengan teman satu daerah, penyerapan nilai hidup Jogja tidak akan berlangsung dengan baik," kata dia, Selasa (20/7/2016).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis