Jembatan Kretek Dua Bakal Diimbangi Pengembangan Wisata
Pengunjung Alun-Alun Wates kini bisa menikmati kuliner tanpa khawatir teriknya sinar matahari. Pasalnya, 40 PKL di kawasan tersebut telah mendapat bantuan tenda pada Rabu (27/7/2016).(Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Alun-alun Wates terus ditata untuk memberikan kenyaman.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Sebanyak 40 pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di Alun-Alun Wates mendapatkan bantuan tenda yang diserahkan secara simbolik di Rumah Dinas Bupati Kulonprogo, Rabu (27/7/2016). Bantuan ini sebagai upaya menjadikan alun-alun yang tertib, indah, dan rapi.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan ESDM Kulonprogo, Niken Probo Laras mengatakan tenda baru ini diharapkan dapat mempercantik wajah Alun-Alun Wates.
“Terkait dengan adanya program penataan PKL di Alun-Alun Wates juga,”ujarnya ditemui di lokasi penyerahan.
Adapun tenda diberikan kepada PKL yang biasa beroperasi di sisi timur alun-alun. Sehari-hari, trotoar di sisi timur memang menjadi lokasi PKL yang berjualan beragam makanan dan minuman. Tenda berukuran 3x3 meter berwarna hijau dan putih diharapkan bisa menambah kenyamanan pembeli dan meningkatkan penjualan serta kesejahteraan pedagang.
Niken menilai ini juga bisa menjadi upaya untuk meningkatkan perekonomian para PKL. Ia menguraikan bahwa tenda tersebut merupakan bentuk Coorporate Sosial Responsibilty (CSR) dari PT Pegadaian (Persero) yang tergabung dalam Forum CSR.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
FIFA resmi tetapkan 48 basecamp Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko yang membawa dampak ekonomi besar bagi kota nonstadion.
SUV Denza B8 BYD meluncur di Malaysia dengan harga Rp2,3 miliar dan berpotensi masuk Indonesia dengan teknologi hybrid canggih.