BMKG Catat 1.869 Wilayah Alami Kekeringan Ekstrem hingga September
BMKG mencatat 1.869 wilayah mengalami kekeringan ekstrem hingga September 2026. Simak daftar daerah berstatus awas dan prediksi musim hujan.
Ilustrasi (JIBI/Solopos/Antara)
Penemuan mayat Bantul sudah mencapai 13 kasus, namun jenazah telantar kekurangan anggaran
Harianjogja.com, BANTUL- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bantul, mengusulkan ada penambahan anggaran untuk pemakaman jenazah orang terlantar yang tidak beridentitas yang meninggal di Bantul.
Pelaksana tugas Kepala Dinsos Bantul, Mahmudi mengatakan setiap tahun untuk mengurus pemakaman jenazah telantar lembaganya hanya diberi jatah anggaran delapan jenazah tiap tahunnya. Dengan demikian pihaknya akan mengajukan untuk kenaikan anggaran pada tahun 2017 setidaknya mencukupi untuk 20 jenazah.
“Anggarannya sangat minim, padahal ini dalam setengah tahun saja kami sudah menangani 13 jenazah, sehingga untuk sisanya harus menggunakan pos anggaran sementara pada kehiatan lain,” katanya, Jumat (12/8/2016).
Dikatakannya, usulan untuk penambahan anggaran pemakaman jenazah terlantar itu bukan tanpa alasan, pasalnya memang setiap tahun jumlah jenazah yang telantar memang melebihi dari anggaran yang disediakan.
Ia menjelaskan, selama ini anggaran yang diberikan oleh pemerintah adalah Rp400.000 untuk satu kali pemakaman, namun itu juga tidak menjadi patokan karena terkadang harus menyesuaikan dengan permintaan orang yang mengurusi di pemakaman.
Sementara itu, untuk lokasi pemakaman jenazah terlantar di Bantul yang dikelola oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) ini berad di wilayah Tegal Dowo, Bantul.
“Pemakamannya memang disitu selama pemakaman milik pemerintah yang sedang di bangun itu belum jadi,” kata dia.
Selama ini, jenazah yang terlantar yang dimakamkan oleh Dinsos Bantul kebanyakan memang orang yang tidak beridentitas seperti orang gila, gelandangan, atau temuan mayat kasus laka laut yang sudah tidak utuh lagi bagian tubuhnya.
Sementara itu, Kepala UPT Kebersihan Pertamanan Persampahan dan Pemakaman (KP3) Dinas Pekerjaan Umum Bantul, Surono mengatakan pemerintah saat ini sedang membuat tempat pemakaman umum (TPU) seluas lima hektare di Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul.
Surono menambahkan bahwa proses pembangunan TPU tersebut sudah dibangun sejak tahun 2013 dan akan bisa mulai digunakan pada tahun 2017 nanti. “Setelah pemakaman itu jadi lokasi pemakaman jenazah terlantar bisa dimakamkan disitu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BMKG mencatat 1.869 wilayah mengalami kekeringan ekstrem hingga September 2026. Simak daftar daerah berstatus awas dan prediksi musim hujan.
Kelurahan Patangpuluhan, Jogja, melatih warga mengolah galon bekas dan kain perca menjadi kerajinan bernilai jual untuk mengurangi sampah.
Menteri Imipas Agus Andrianto menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pegawai yang diduga terlibat jual beli remisi narapidana.
Kapolri Suyudi Ario Seto meminta MUI Pusat mengkaji fatwa haram vape menyusul ancaman peredaran narkotika cair melalui rokok elektrik.
DPAD DIY bersama DPRD DIY mendorong penguatan literasi dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing UMKM serta mengembangkan potensi wisata lokal di
Nusron Wahid kembali mangkir dari pemeriksaan KPK. Penyidik mempertimbangkan pemanggilan ulang hingga jemput paksa dalam kasus Rp106,3 miliar.