KASUS MIRAS JOGJA : Gerombolan Pelajar Pesta Oplosan Hingga Teler

Sunartono
Sunartono Senin, 15 Agustus 2016 20:20 WIB
KASUS MIRAS JOGJA : Gerombolan Pelajar Pesta Oplosan Hingga Teler

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Blitar melakukan razia pelajar, Senin (27/7/2015). Sejumlah titik di Kota Blitar, Jawa Timur mereka satroni pada hari pertama masuk sekolah seusai libur Lebaran 2015. Hasilnya, 19 pelajar terjaring razia Satpol PP itu saat sedang bolos sekolah, bahkan berpesta minuman keras (miras). Para pelajar yang disangka bolos dan tertangkap basah sedang berpesta miras itu lalu digiring ke halaman Kantor Satpol PP Kota Blitar untuk mendapatkan pembinaan. (JIBI/Solopos/Antara/

Kasus miras Jogja dilakukan oleh gerombolan pelajar

Harianjogja.com, JOGJA - Sejumlah remaja yang berstatus sebagai pelajar SMP dan SMA melakukan pesta miras di sebuah rumah di Gendeng, Kelurahan Baciro, Gondokusuman, Kota Jogja, Minggu (15/8/2016) malam.

Petugas Polsek Gondokusuman menggerebek komplotan itu, beberapa diantaranya ditemukan dalam kondisi teler usai menenggak miras oplosan.

Kapolsek Gondokusuman Kompol Eko Basunando menjelaskan, patroli terus dilakukan secara rutin terutama di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya tawuran antar pelajar.

Termasuk pada Minggu (14/8/2016) malam, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat, terkait adanya sekelompok remaja yang bertindak mencurigakan di sebuah rumah kawasan Gendeng, Baciro, Gondokusuman, Kota Jogja.

Pihaknya langsung menerjunkan anggota untuk menggerebek rumah tersebut. Hasilnya, ditemukan 12 remaja yang sebagian besar berstatus sebagai pelajar SMP dan SMA sedang berpesta miras.

"Mereka rata-rata pelajar sedang mengonsumsi miras. Penggerebekan berjalan lancar tanpa hambatan," terangnya, Senin (15/8/2016).

Dalam penggerebekan itu, para remaja tersebut tidak berkutik dan tidak melakukan perlawanan saat didatangi petugas. Mereka langsung diangkut ke Mapolsek Gondokusuman untuk dimintai keterangan dalam rangka pembinaan.

Selain para pelajar tersebut, satu unit motor ikut diamankan. Dari 12 pelajar tersebut, ada delapan remaja yang dalam kondisi teler akibat miras oplosan. Di dalam rumah tersebut polisi masih menemukan empat botol ciu oplosan dan satu botol miras Vodka.

Tak hanya itu, sejumlah gelas yang dijadikan untuk menenggak oplosan juga turut diamankan sebagai barang bukti.

"Mereka terkejut, namun kooperatif, tidak melakukan perlawanan saat kami bawa. Untuk motor, tentu kami akan kembalikan jika pemiliknya bisa menunjukkan surat kelengkapan," tegasnya.

Panit Sabhara Polsek Gondokusuman Aiptu Sigit Budi Hartana menambahkan, malam itu juga pihaknya membubarkan sekelompok pelajar di kawasan Stadion Mandala Krida Kota Jogja. Pembubaran itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya tawuran pelajar. Mengingat, para pelajar itu nongkrong hingga tengah malam. "Kami amankan juga satu unit motor di lokasi," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online