Peluru Bersarang di Pipi Korban Penembakan Boyolali, Pelaku Belum Tertangkap
Korban penembakan di bengkel Boyolali menjalani operasi untuk mengangkat peluru yang bersarang di pipi kiri. Polisi memburu terduga pelaku.
Terbatas secara fisik, Purwanto warga Desa Wiladeg, Gunungkidul tetap mandiri. (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Fasilitas difabel diberikan oleh BLK Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--- Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Gunungkidul membuka peluang sebanyak 16 kuota untuk masyarakat berkebutuhan khusus untuk melakukan pelatihan di Balai latihan Kerja (BLK) di Desa Siraman,Wonosari, Gunungkidul.
Pelatihan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan keterampilan pada masyarakat agar mampu produktif meskipun dalam keterbatasan.
Kepala Dinsosnakertrans Gunungkidul, Dwi Warna widi Nugraha mengatakan bahwa kesempatan tersebut dibuka bagi penyandang difable dengan kemampuan ekonomi yang lemah. Pemberdayaan tersebut sebisa mungkin menyasar difable produktif yang berekonomi lemah.
"Nanti dipilih untuk melakukan pelatihan di BLK, kalau yang sudah mampu kalau bisa justru diharapkan dapat ikut membantu," kata dia.
Dwi warna mengatakan bahwa perhatian pemerintah baik Kementerian Sosial, Pemda DIY, cukup besar kepada penyandang Disabilitas. Untuk itu, pemkab sebagai pemerintah yang paling dekat jangkauannya berupaya memberikan perhatian serupa atau bahkan lebih melalui pembekalan keterampilan.
Sementara itu, Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Dinsosnakertrans Gunungkidul, Winarto mengatakan bahwa selama ini pemkab memang memiliki keterbatasan dalam memberikan perhatian kepada para penyandang disabilitas.
Namun pemkab tetap mengusahakan agar para penyandang disabilitas, khususnya yang memiliki kemampuan ekonomi rendah dapat memiliki kemampuan dalam menghasilkan sebuah karya.
Ia mengatakan beberapa kali kursus keterampilan diadakan bagi penyandang disabilitas yang berpotensial. Salah satunya yakni pelatihan keterampilan selama enam bulan di Pundong, Bantul. Nantinya para difable akan belajar menekuni satu atau lebih keterampilan sehingga dapat berkarya secara mandiri.
"Kami [Pemkab] boleh mengirimkan difabel yang mau berlatih disana sampai profesional. Beberapa orang dari Gunungkidul yang dulu berlatih pun kini sudah terampil dan mendirikan usaha sendiri," kata Winarto.
Meskipun begitu, menurutnya persoalan difabel tak pernah ada habisnya. Meskipun telah diberikan pelatihan hingga profesional, jika harus berhadapan manusia yang normal sedikit atau banyak faktor minder pasti muncul. Namun ia tetap optimis, dengan perhatian yang diberikan pemerintah dapat membuat mereka lebih bersemangat menjalani hidup di masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Korban penembakan di bengkel Boyolali menjalani operasi untuk mengangkat peluru yang bersarang di pipi kiri. Polisi memburu terduga pelaku.
Pendidikan farmasi perlu mengintegrasikan pengalaman dan ulasan pasien dalam pembelajaran untuk meningkatkan empati, komunikasi apoteker, dan mutu pelayanan
KPK mengungkap dugaan kesepakatan Rp400 juta antara Bupati Klaten dan Kepala BPK Jateng untuk menghapus dua temuan dalam audit keuangan 2025.
Cek jadwal perpanjangan SIM Sleman 17 Oktober 2026, warga dapat memanfaatkan layanan di Lobby Sleman City Hall
SIM Keliling Jogja Sabtu 17 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Frosinone mengalahkan Sassuolo 4-2 pada pekan ketujuh Liga Italia. Antonio Raimondo mencetak hattrick dalam kemenangan di Stadion Benito Stirpe.