RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Menara telekomunikasi yang dibangun di Jalan Batikan, Umbulharjo, Jogja, tampak menerupai pohon kelapa, (Foto diambil Senin (5/9/2016) (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Tower ilegal menyerupai bentuk lain bermunculan
Harianjogja.com, JOGJA-- Sejumlah tower atau menara telekomunikasi tak berizin yang saat ini banyak bermunculan dalam bentuk menyerupai pohon kelapa dan lampu penerangan jalan umum (JPU).
Pantauan Harianjogja.com, menara telekomunikasi yang didesain menyerupai pohon kelapa ada di Jalan Batikan, Umbulharjo, selatan kantor Koramil Pakualaman. Desaian menara serupa juga dapat dijumpai di Jalan Imogoiri Timur, Giwangan, Umbulharjo. Kedua tower tersebut dicat coklat, kemudian diujung menara dihiasi dengan daun-daun dari plastik menyerupai daun kelapa.
Sementara menara telekomunikasi yang ada penerangan PJU ditemukan di Jalan Kenari (depan Gelanggang Olahraga Amongrogo), dan dua menara dengan desain serupa juga ditemukan di Pasar Ikan Hias Higienis, Jalan Tegal Ruri Giwangan, dan satu tower di taman dekat Warung Makan Raminten, Kotabaru.
Koordinator Forum Pemantau Independen Fakta Integritas (Forpi) Kota Jogja, Winarta mengaku sudah menelusiri keberadaan menara telekomunikasi yang berkamuflase pohon dan PJU di Jalan Imogiri Timur dan Kota Baru. Menurutnya keberadaan telekomunikasi tersebut jelas-jelas tidak berizin karena pembangunan tower masih dalam moratorium sejak 2011 lalu. Ia meminta Dinas Perizinan segera membongkarnya.
“Pemerintah Kota Jogja jangan mau diperdayai dengan dalih membantu untuk penerangan jalan, padahal untuk kepentingan menara seluler, yang sebenarnya hanya kamuflase karena untuk kepentingan bisnis semata,” kata Winarta, Senin (5/9/2016). Winarta juga meminta agar ada pengawasan dilapangan dan melakukan pencegahan jika ditemukan ada upaya membangun tower.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.
DKP DIY menggelar Gita Laut 2026 di Pantai Congot untuk menjaga sumber daya pesisir dan melibatkan generasi muda dalam sektor kelautan.