TOWER ILEGAL : Pemkot Tak Dapat Larang Pembangunan, Tapi ...

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jum'at, 09 September 2016 09:20 WIB
TOWER ILEGAL : Pemkot Tak Dapat Larang Pembangunan, Tapi ...

Menara telekomunikasi yang dibangun di Jalan Batikan, Umbulharjo, Jogja, tampak menerupai pohon kelapa, (Foto diambil Senin (5/9/2016) (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)

Tower ilegal dicegah dengan pendataan kebutuhan

Harianjogja.com, GONDOKUSUMAN-Walikota Jogja Haryadi Suyuti masih akan mengkaji kebutuhan tower atau menara telekomunikasi dari sisi  jangkauan komunikasi dan kapasitas ketersediaan jaringan di wilayah Kota Jogja.

Terkait keberadaan tower yang dibangun di sejumlah fasilitas milik Pemerintah Kota Jogja, seperti taman dan trotoar, Haryadi menyatakan sudah memerintahkan untuk dibongkar dan dipindahkan. Ia menyatakan tidak bisa melarang atau memerintahkan untuk membangun tower namun lebih pada kajian ketersediaan jaringan komunikasi.

Diketahui saat ini banyak bermunculan menara telekomunikasi, bahkan menara tersebut dibangun menyerupai pohon dan lampu penerangan jalan umum (PJU). Keberadaan tower tersebut dipersoalkan dewan karena tidak ada izin dari Pemerintah Kota. Selain itu, sebagian tower dibangun diatas trotoar dan taman.

Bahkan ada anggota DPRD Kota Jogja Suwarto menuding ada kongkolingkong antara Pemerintah Kota Jogja , investor, dan provider jaringan telekomunikasi. Indikasinya, kata dia, selama ini desakan dewan untuk menertibkan tower belum ditindaklanjuti. Alih-alih ditindaklanjuti, malah kebradaan tower semakin bertambah.

Suwarto mengaku tidak melarang pembangunan tower, namun ia meminta semuanya menghormati regulasi yang sedang dibahas, karena regulainya saat ini belum menentukan titik mana saja yang boleh dibangunan berikut spesifikasi tower.

Tudingan tersebut dibantah Haryadi. Soal keberadaan tower menurutnya lebih pada asas kebutuhan komunikasi masyarakat. Namun demikian, jika ada tower yang dibangun melanggar aturan akan ditindak tegas. “Kalau ada yang tower out off procedural akan ditindak,” tegas dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online