Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Narkoba Jogja perlu diberantas dengan menggandeng banyak pihak.
Harianjogja.com, JOGJA -- Semua instansi pemerintahan harus menjadi wistle blower Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Karena penceganan dan pemberantasan narkoba bukan hanya tanggung jawab Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY.
"Banyak yang menganggap bahwa P4GN hanya urusan BNNP, padahal bukan, tapi jadi tugas bersama," kata Kepala Bagian Persidangan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY, Anyoko Priyantno dalam acara Asistensi Dalam Rangka penguatan Pembangunan Berwawasan Antinarkoba Kepada Intansi Pemerintahan di Balai Cepoko, Komplek Kepatihan, Kamis (8/9/2016).
Anyoko mengatakan tugas bersama P4GN sudah ada dalam Peraturan Daerah DIY Nomor 13 Tahun 2010. Namun perda itu kurang bergema. Dalam perda itu, kata dia, sosialisasi penyalahguna narkoba kepada pegawai instansi harus dilakukan minimal enam bulan sekali.
Menurutnya, upaya pencegahan narkoba lebih difokus internal dulu, bisa dengan melalui tes urine secara berkala atau acak. Demikian juga penegakan hukum di internal harus ditegakkan. "Kalau itu dilakukan secara masif saya kira bagus," kata Anyoko.
Dalam acara itu hadir perwakilan sejumlah instansi pemerintah tingkat DIY. Masing-masing memaparkan sejumlah program P4GN dan program yang sudah dilakukan. Namun hampir sebagian besar terkendala anggaran.
Anyoko berharap anggaran gerakan P4GN kedepan tidak hanya semua instansi menganggarkan, melainkan cukup oleh satu instansi namun untuk bersama. "Besok harus integrasikan P4GN di satu titik dikeroyok bareng," katanya. Menurut dia, komitmen pemerintah dan masyarakat cukup tinggi dalam mendukung P4GN.
Kepala Bidang Pencegahan BNNP DIY, Bambang Wuryanto mengatakan pertemuan antar intansi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana gerakan P4GN yang sudah dilakukan semua instansi dan apa aksi yang akan dilakukan. Dengan demikian, pihaknya bisa mengetahui kekurangan dalam mensosialisasikan P4GN.
"Kita ingin menurunkan angka prevalensi narkoba yang setiap tahun terus meningkat," kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Jaecoo J5 menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia hingga Agustus 2026 dengan 23.359 unit, mengungguli BYD Atto 1.
PACK mengungkap rencana meningkatkan kapasitas bijih nikel. Emiten ini mencatat laba Rp190,7 miliar hingga Juni 2026.
Perda nelayan Kulonprogo didorong untuk memperkuat perlindungan, kapasitas, dan keberlanjutan usaha nelayan, pembudidaya ikan, serta petambak garam.
Witan Sulaeman mengungkap suasana ruang ganti Persija setelah menang 2-1 atas Persib dan optimistis memburu gelar juara Super League 2026/2027.
Keluarga penumpang Virgo Transport 8 masih menanti kabar setelah kapal kecelakaan di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang telah dievakuasi.