Cara Daftar Bansos 2027 Lewat Perlinsos Digital, Siapkan IKD
Simak cara daftar bansos PKH dan BPNT 2027 melalui Perlinsos Digital, syarat IKD, data PLN, aktivasi IKD, dan cara cek status pengajuan.
Pertanian Gunungkidul masih menggunakan pestisida namun dalam tahap wajar
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Petani padi di Dusun Plumbungan, Desa Putat, Kecamatan Patuk Gunungkidul berupaya untuk mengurangi penggunaan pestisida untuk mengusir hama atau mengobati penyakit. Hal tersebut lantaran untuk memperhatikan kualitas tanaman pangan, dalam hal ini beras.
Ketua Sub Bidang Tanaman Pangan Kelompok Tani Ngudi Subur, Yunus Suwardi mengatakan sejumlah gangguan hama dan penyakit masih kerap datang menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman pangan di ladang.
Namun hal tersebut tak lantas membuat petani terburu-buru mengatasinya dengan pengaplikasian pestisida pada tanaman yang terserang. Meskipun begitu, ia tak menampik dalam melakukan perawatan terhadap tanaman masih menggunakan sejumlah obat-obatan kimia seperti pestisida.
“Sedapat mungkin kita minimalisir penggunaan bahan kimia, karena tujuan kita memproduksi beras organik,” kata Yunus.
Ia mengatakan bahwasanya penanggulangan hama dan penyakit dapat dilakukan dengan menggunakan ramuan obat dari bahan-bahan alami yang berada di sawah ataupun kebun.
Hanya saja sampai saat ini untuk beberapa jenis penyakit atau hama belum ditemukan pembasmi dengan bahan alami yang cocok digunakan. Ia pun berharap adanya pendampingan ataupun pelatihan dari sejumlah ahli pertanian yang dapat mengatasi permasalahan petani.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Azman Latif sebelumnya mengatakan untuk petani di Gunungkidul dalam menangani hama dan penyakit yang diperkirakan semakin berkembang dikarenakan musim yang tak menentu ini, diharapkan selalu berkoordinasi dengan pendamping lapangan.
Sehingga untuk setiap permasalahan yang muncul dapat diatasi bersama-sama. Terkait penggunaan pestisida, menurutnya hal tersebut masih wajar dilakukan selama dalam batasan tertentu dan penggunaan yang tepat.
“Pestisida dan obat-obat pertanian lainnya bisa diminta di dinas secara gratis,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak cara daftar bansos PKH dan BPNT 2027 melalui Perlinsos Digital, syarat IKD, data PLN, aktivasi IKD, dan cara cek status pengajuan.
Konvensi Humas Indonesia 2026 di Solo membahas pentingnya kepercayaan publik, peran strategis humas, dan tantangan disinformasi di era AI.
Inter Milan mengalahkan Bologna 3-1 dan mengoleksi 19 poin dari tujuh laga untuk memperkuat posisi di puncak klasemen Liga Italia 2026/27.
Timnas Futsal Indonesia kalah 1-2 dari Peru di Copa das Nacoes 2026. Gol Yogi Saputra belum mampu menyelamatkan skuad Garuda.
SEMA UGM menyurati Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn untuk mendesak evaluasi kepatuhan Indonesia dalam penanganan karhutla dan kabut asap lintas negara.
PSG menang 3-1 atas Strasbourg setelah sempat tertinggal 0-1. Hasil ini membawa Les Parisiens ke puncak klasemen Liga Prancis.