BPBD Sleman Salurkan 831.300 Liter Air Bersih, Ini Wilayah Terbesar
BPBD Sleman menyalurkan 831.300 liter air bersih sejak April hingga Oktober 2026. Warga diminta menghemat air dan bersiap menghadapi musim hujan.
Foto ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. - Magnific
Harianjogja.com, JOGJA—Serikat Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (SEMA UGM) menyurati Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, untuk mendesak evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap lintas negara. Mereka meminta ASEAN melakukan penilaian independen dan terbuka terhadap kepatuhan Indonesia pada kesepakatan regional mengenai pencemaran asap lintas batas.
Ketua Umum SEMA UGM, Mesa Syafitra, mengatakan surat terbuka tersebut diterbitkan sebagai respons terhadap krisis karhutla yang disebut telah melanda Kalimantan selama berbulan-bulan dan berdampak hingga negara tetangga.
“SEMA UGM menyoroti dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, pendidikan anak-anak, dan pemenuhan hak warga atas udara bersih,” kata Mesa pada Sabtu (17/10/2026).
Menurut Mesa, persoalan karhutla tidak hanya berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga berdampak terhadap kehidupan masyarakat. SEMA UGM menyoroti gangguan kesehatan, pendidikan anak-anak, serta hak warga untuk mendapatkan udara bersih.
## SEMA UGM Soroti Kesepakatan ASEAN soal Kabut Asap
Melalui surat terbuka kepada Sekjen ASEAN, SEMA UGM meminta evaluasi terhadap kepatuhan Indonesia pada *ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution*, yakni kesepakatan regional terkait pencemaran asap lintas batas.
“Kami mendesak ASEAN melakukan penilaian independen dan terbuka terhadap kepatuhan Indonesia pada ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution,” demikian pernyataan SEMA UGM.
Selain meminta penilaian independen, organisasi mahasiswa tersebut mendesak ASEAN mendorong pemerintah menetapkan karhutla sebagai bencana nasional. Mereka juga meminta pemerintah menerima bantuan regional untuk mempercepat pemadaman kebakaran.
SEMA UGM turut menyoroti tawaran bantuan pemadaman dari Malaysia dan Singapura. Menurut organisasi tersebut, tawaran bantuan itu tidak dibahas dalam rapat bersama Presiden pada 12 Oktober 2026.
Mereka menilai seluruh sumber daya yang tersedia perlu dimanfaatkan untuk melindungi masyarakat yang terdampak kabut asap dan kebakaran.
Singgung Gugatan Warga Kalimantan Barat
Dalam pernyataannya, Mesa juga menyinggung langkah masyarakat Kalimantan Barat yang mengajukan gugatan perwakilan kelompok terhadap Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah pejabat terkait.
Gugatan tersebut berkaitan dengan dugaan kelalaian dalam pencegahan dan penanganan karhutla.
SEMA UGM juga meminta ASEAN menunjukkan solidaritas kepada warga yang terdampak, masyarakat yang turut membantu memadamkan api, serta kelompok yang memperjuangkan keadilan melalui jalur hukum dan aksi publik.
Bagi SEMA UGM, penanganan kabut asap lintas negara membutuhkan langkah nyata, bukan hanya pernyataan diplomatik.
“Pernyataan diplomatik saja tidak akan membersihkan udara. Asap telah melintasi batas negara; solidaritas dan keberanian politik harus melakukan hal yang sama,” ujar Mesa.
SEMA UGM Minta Karhutla Tak Dianggap Bencana Musiman
Mesa menambahkan SEMA UGM berharap karhutla tidak kembali dipandang sebagai bencana musiman yang berulang tanpa penyelesaian konkret.
Organisasi mahasiswa tersebut menginginkan penanganan yang berorientasi pada pengendalian kebakaran, pemulihan hak masyarakat, serta pertanggungjawaban pihak-pihak yang terbukti bersalah.
Desakan kepada ASEAN itu menjadi bagian dari perhatian SEMA UGM terhadap dampak karhutla yang meluas hingga lintas negara. Melalui surat terbuka tersebut, mereka meminta evaluasi kepatuhan terhadap kesepakatan regional disertai langkah konkret untuk melindungi masyarakat terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman menyalurkan 831.300 liter air bersih sejak April hingga Oktober 2026. Warga diminta menghemat air dan bersiap menghadapi musim hujan.
Konvensi Humas Indonesia 2026 di Solo membahas pentingnya kepercayaan publik, peran strategis humas, dan tantangan disinformasi di era AI.
Inter Milan mengalahkan Bologna 3-1 dan mengoleksi 19 poin dari tujuh laga untuk memperkuat posisi di puncak klasemen Liga Italia 2026/27.
Timnas Futsal Indonesia kalah 1-2 dari Peru di Copa das Nacoes 2026. Gol Yogi Saputra belum mampu menyelamatkan skuad Garuda.
SEMA UGM menyurati Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn untuk mendesak evaluasi kepatuhan Indonesia dalam penanganan karhutla dan kabut asap lintas negara.
PSG menang 3-1 atas Strasbourg setelah sempat tertinggal 0-1. Hasil ini membawa Les Parisiens ke puncak klasemen Liga Prancis.