Film Empat Musim Pertiwi Digodok 8 Tahun, Angkat Isu Kekerasan Seksual
Film Empat Musim Pertiwi digarap sejak 2017. Karya Kamila Andini ini mengangkat isu kekerasan seksual dan mewakili Indonesia di Oscar 2027.
Sultan HB X menekankan standarisasi produk dan keberanian pameran mandiri untuk mendorong UMKM DIY naik kelas bersama Kadin Indonesia. /istimewa-Kadin DIY.
Harianjogja.com, JOGJA— Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menyoroti keberanian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk melalui pameran mandiri. Menurutnya, kemampuan pelaku usaha tampil tanpa bergantung pada pihak lain perlu diperkuat agar produk UMKM Jogja semakin kompetitif.
Pesan tersebut disampaikan Sultan dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Kadin DIY 2026, Sabtu (17/10/2026). Dalam kesempatan itu, Sultan juga menekankan pentingnya standarisasi produk serta dukungan pemerintah daerah untuk mendorong UMKM naik kelas.
Produk UMKM Harus Memenuhi Standar
Sultan menjelaskan setiap produk dan aplikasi yang dipasarkan di Jogja harus melewati proses verifikasi serta memenuhi standar yang ditetapkan Dinas Koperasi dan UKM DIY. Kebijakan tersebut diterapkan untuk mempercepat pertumbuhan sektor UMKM sekaligus memastikan pelaku usaha memenuhi ketentuan sesuai kelas usahanya.
"Jadi kalau tidak memenuhi persyaratan, ya tidak boleh ikut jualan. Memang kita sengaja dengan kebijakan untuk bisa memimpin percepatan baru pertumbuhan UMKM. Proses naik kelas itu juga dirumuskan. Jadi seperti dengan Si Bakul dan sebagainya, semua sesuai dengan standar dan regulasi yang ditentukan pada kelas masing-masing," ujar Sultan.
Selain menerapkan standarisasi, Pemda DIY memberikan dukungan melalui subsidi ongkos kirim untuk meringankan beban pemasaran pelaku usaha. Pemerintah daerah juga memfasilitasi pendataan dan pengurusan hak paten produk kerajinan lokal agar kepemilikan intelektual para perajin mendapatkan perlindungan hukum.
Sultan Soroti Keberanian UMKM Gelar Pameran Sendiri
Di tengah berbagai dukungan tersebut, Sultan menilai masih ada tantangan dari sisi mentalitas pelaku UMKM. Salah satunya adalah keberanian untuk menggelar pameran secara mandiri, termasuk di kota besar seperti Jakarta.
Sultan menyoroti keikutsertaan UMKM dalam pameran yang menurutnya masih kerap didominasi pedagang perantara. Padahal, UMKM asal Jogja yang membawa produknya sendiri berperan sebagai produsen sekaligus penjual sehingga memiliki peluang menawarkan harga lebih murah.
"Jogja yang membawa UMKM-nya, ya produsen, ya dagang. Gitu loh. Jadi harganya lebih murah, kan? Tapi sampai sekarang tetap enggak mau berdiri sendiri. Mestinya sendiri juga punya keberanian. Itu yang belum tumbuh bagi teman-teman UMKM untuk menopang biayanya," tambahnya.
Menurut Sultan, keberanian menopang biaya pameran secara mandiri menjadi salah satu hal yang perlu ditumbuhkan agar pelaku UMKM dapat mengembangkan pemasaran produknya secara lebih luas.
Kadin Indonesia Dorong Program UMKM Naik Kelas
Dukungan terhadap penguatan UMKM juga disampaikan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Agung Suryamal Sutisna. Ia menegaskan Kadin berkomitmen mendukung ekonomi kerakyatan melalui pengembangan usaha kecil dan menengah yang menjadi salah satu penyangga perekonomian nasional.
"Kadin sebagai induk organisasi wirausaha, undang-undang dasar, kita mengabdi pada negara yang senantiasa berorientasi terhadap usaha kecil menengah. Tentu ini berpihak terhadap ekonomi kerakyatan, ekonomi nasional. Dan kita ketahui bahwa UMKM ini yang menyangga ekonomi kita," ungkapnya.
Agung menjelaskan Kadin Indonesia tengah menjalankan program lanjutan bertajuk "Kadin Indonesia UMKM Naik Kelas". Program tersebut merupakan kelanjutan dari inisiatif yang sebelumnya telah diresmikan Kementerian Koperasi.
Program itu diharapkan dapat mengoptimalkan sektor perekonomian skala besar untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Agung juga mengapresiasi sinergi antara Kamar Dagang dan Industri dengan pemerintah daerah di DIY, baik pada tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. Menurutnya, dukungan yang konsisten dari berbagai pihak diperlukan untuk memperkuat sektor UMKM sebagai penopang perekonomian nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film Empat Musim Pertiwi digarap sejak 2017. Karya Kamila Andini ini mengangkat isu kekerasan seksual dan mewakili Indonesia di Oscar 2027.
Motor MotoGP 2027 bermesin 850 cc dilaporkan mencatat waktu putaran mendekati motor 1000 cc. Ducati dan Aprilia menyoroti aspek keselamatan.
Diskusi novel Matahari di Atas Rantemario karya Andi Makmur Makka di Yogyakarta membahas luka sejarah, perbedaan ideologi, persahabatan, dan refleksi kebangsaan
Jurnalis Romain Molina mengkritik AFC karena memasukkan FAM dalam nominasi Association of the Year meski terseret kasus tujuh pemain naturalisasi.
Jadwal bola Sabtu, 17 Oktober 2026, menyajikan Persita vs Persija, Everton vs Chelsea, Brentford vs Liverpool, Barcelona, Inter Milan, hingga Inter Miami.
Hyundai dan Genesis menarik 94.622 mobil di AS karena risiko kebakaran pada motor pengatur kursi elektrik. Pemilik diminta memarkir mobil di luar ruangan.